JAKARTA - Nama Nikita Willy tiba-tiba ramai lagi. Kali ini, bukan karena proyek baru, melainkan tersangkut kisah dalam buku "Broken Strings" karya Aurelie Moeremans. Media sosial pun riuh.
Intinya, Nikita dituding sebagai "pemeran utama" yang disebut-sebut pernah membully Aurelie di masa lalu. Kisah itu tertulis jelas dalam buku tersebut, menggambarkan seorang artis sinetron papan atas yang bersikap arogan kepada pemula.
Lho, kok bisa?
Tuduhan itu muncul karena Aurelie menceritakan pengalaman pahitnya saat masih baru. Ia merasa diperlakukan kurang baik oleh seorang artis senior. Menurut penggalan bukunya, sang "bintang" itu bahkan menatapnya dengan sinis.
"Lalu dia masuk, pemeran utama, bintang yang semua orang mengitari. Ia menatap tepat padaku. Aku berdiri, berusaha sopan, tubuhku bergerak lebih cepat daripada otakku. Aku tersenyum kecil, gugup dan hormat," tulis Aurelie.
"Ia tidak membalas senyum. Tidak menyapa. Ia mengamatiku dari ujung rambut sampai ujung kaki, seperti ada barang yang tiba-tiba dikirim ke rumahnya tanpa ia pesan. Tidak tahu lagi harus bagaimana, aku duduk kembali," lanjutnya.
Cerita serupa sebenarnya pernah diungkap Aurelie di sebuah talkshow. Tempat duduknya konon dibersihkan dulu oleh asisten artis senior itu sebelum si bintang tersebut duduk. Nah, publik lalu menghubung-hubungkan.
Mengapa Nikita yang jadi tersangka utama? Selain karena dia memang pernah jadi ratu sinetron, ada juga cerita lama yang ikut menguatkan dugaan. Beberapa waktu lalu, dalam sebuah podcast dengan Jordi Onsu, sempat terungkap bahwa Nikita punya pengaruh kuat di production house saat masa jayanya. Jordi bilang, kalau ada pemain yang tidak disukai Nikita, karakternya bisa hilang atau dimatikan.
Mendengar hal itu, Nikita cuma tersenyum. Tapi sekarang, senyumnya mungkin agak susah. Sebab, akun Instagram artis yang kini sudah ibu dua anak itu diserbu komentar warganet.
Banyak yang memintanya meminta maaf kepada Aurelie.
"Takut kalah saing ada yang lebih cantik kali," tulis salah satu netizen.
Yang lain menyindir, "Pencitraan."
Ada juga yang komentar lebih jauh, "Kasihan banget kalau nanti sifat sok-sokannya turun ke anaknya."
Begitulah. Satu buku bisa mengaduk-aduk memori lama. Nikita Willy belum memberikan pernyataan resmi. Sementara, spekulasi dan komentar pedas terus mengalir deras di linimasa.
Artikel Terkait
Pemerintah Tetapkan 1 Muharram 1448 H sebagai Hari Libur Nasional, Ini Sejarah dan Keutamaannya
Berbaring 20–30 Menit setelah Berhubungan Intim Dipercaya Bantu Tingkatkan Peluang Hamil
Berkas Lengkap, Dokter Richard Lee Segera Disidang di PN Tangerang
Sarwendah Akui Kesalahan Usai Video Ucapan Kasar Viral, Minta Maaf dan Dukungan Penggemar