Longsor di zona 4 Tempat Pembuangan Akhir Bantargebang, Bekasi, merenggut tiga nyawa pada Minggu sore (8/3). Kejadiannya sekitar pukul tiga lebih, persisnya 15.29 WIB, saat aktivitas di lokasi itu masih cukup ramai dengan lalu-lalang truk dan pekerja.
Korban jiwa yang ditemukan tim SAR terdiri dari seorang sopir truk dan dua perempuan pemilik warung. Mereka tertimbun material longsoran dari gunungan sampah yang tiba-tiba ambrol.
Kepala Kantor SAR Jakarta, Desiana Kartika Bahari, mengonfirmasi identitas ketiganya.
"Identitas korban, Enda Widayanti, 25 Tahun, Perempuan, pemilik warung. Sumine 60 tahun, Perempuan, pemilik warung. Dedi Sutrisno, laki-laki, sopir truk," jelas Desiana.
Menurut keterangannya, jenazah ketiga korban sudah dipulangkan ke keluarga masing-masing untuk dimakamkan. Dua korban perempuan dibawa ke Banten, sementara sopir truk dibawa ke Karawang.
"Dua orang dibawa pulang ke Banten (atas nama Enda dan Sumine), satu orang dibawa pulang ke Karawang (atas nama Dedi Sutrisno)," tambahnya.
Bantargebang, tempat pembuangan sampah terpadu untuk Jakarta dan sekitarnya, memang kerap disesaki aktivitas. Sore itu, menurut sejumlah saksi, banyak kendaraan dan orang yang lalu-lalang di sekitar zona 4. Lalu tanah dan timbunan sampah itu bergerak tanpa peringatan.
Hingga berita ini diturunkan, proses evakuasi telah dinyatakan selesai. Tiga nyawa itu sudah menjadi korban dari kejadian yang berlangsung begitu cepat dan tragis di tengah rutinitas pengelolaan sampah ibukota.
Artikel Terkait
Warga Tolak Rencana Kenaikan Tarif Transjabodetabek, Desak Sinergi Jakarta-Jabar
KPK Periksa Bupati Muara Enim Nonaktif Usai OTT Baru Terkait Suap Pengaturan Temuan BPK
ASEAN Manfaatkan Bonus Demografi dan Sumber Daya Alam untuk Bertahan di Tengah Rivalitas AS-Tiongkok
Dua Pelajar SMK Pembacok Teman di Palmerah Terancam Kehilangan KJP