Sementara Jihyo lebih menikmati sisi playful yang bisa dia tunjukkan lewat koleksi ini. Momo juga punya cerita. Dia ngaku nuansa Valentine langsung terasa sejak pertama kali mencoba underwear dan piyama PINK. Desainnya yang cute dan nyaman langsung bisa membangkitkan mood.
Intinya, baik di atas panggung maupun dalam keseharian, kepercayaan diri adalah hal penting. Itu bagian dari penerimaan terhadap diri sendiri.
Nayeon punya penekanan yang serupa. “Mengenal dan menerima siapa diri kita itu sangat penting,” ujarnya.
Valentine Ala TWICE: Sederhana dan Penuh Makna
Lalu, kira-kira seperti apa sih Valentine’s Day yang ideal menurut mereka? Jawabannya sederhana dan personal banget.
Nayeon pengen makan cokelat sepuasnya. Momo membayangkan berbagi dessert buatan sendiri dengan orang terkasih. Kalau Tzuyu, dia ingin nonton konser TWICE sambil memakai PINK, tentunya bersama orang yang spesial.
Bagi TWICE, Valentine nggak melulu soal romansa. Ini tentang kebahagiaan sederhana dan koneksi yang tulus dengan orang-orang sekitar.
Di sisi lain, rasa percaya diri terbesar mereka justru datang dari kebersamaan. Momo mengaku, menjadi bagian dari TWICE adalah sumber kekuatannya. Jihyo juga merasakan hal serupa. Energi dan passion yang sampai ke penggemar, membuatnya semakin yakin untuk melangkah.
Dengan tur terbesar mereka yang akan datang di 2026, satu hal yang jelas: cinta pada diri sendiri, pada sesama, dan pada apa yang mereka jalani, akan tetap menjadi inti dari perjalanan TWICE ke depannya.
Artikel Terkait
Kopi vs Teh: Mana yang Lebih Baik untuk Kesehatan Tulang?
Miss World Vietnam 2023 Bekerja Paruh Waktu di Konter Dior
Hasbi Terkapar, Mobilnya Nyaris Jatuh ke Jurang Usai Diserang Preman
Kisah Lama Roby Tremonti: Dari Layar Lebar ke Pusat Badai Broken Strings