"Kami setuju bahwa pasokan harus berbasis lokal. Nantinya, pembiayaan akan diarahkan untuk memberdayakan masyarakat yang berada di sekitar lokasi SPPG," ujar Dadan.
Dia juga mengungkapkan bahwa kebutuhan sumber daya untuk setiap SPPG sangat besar. Untuk memenuhi kebutuhan protein hewani saja, setiap satu SPPG memerlukan empat kandang ayam petelur dan sembilan kandang ayam pedaging.
"Empat kandang ayam petelur membutuhkan sekitar 18 hektar lahan panen jagung untuk pakan, karena komposisi pakannya 50 persen adalah jagung," paparnya lebih detail.
Selain ayam dan jagung, setiap SPPG juga membutuhkan pasokan tambahan untuk variasi gizi. Kebutuhan tersebut termasuk perkebunan pisang seluas 1,5 hektar per SPPG dan puluhan kolam lele untuk memenuhi asupan gizi yang beragam.
"Satu SPPG membutuhkan 1,5 hektare kebun pisang. Jika ada yang ingin budidaya lele, maka dibutuhkan sekitar 32 kolam lele untuk setiap SPPG," tutup Dadan.
Artikel Terkait
Harga Emas Menguat Didorong Pelemahan Dolar, Pasar Waspadai Data Inflasi AS
Riset Sucor Sekuritas: Likuiditas Perbankan Terjaga, Kredit Investasi Jadi Penopang Utama
Wall Street Menguat Didorong Harapan Negosiasi Damai di Timur Tengah
BSA Logistics Resmi IPO, Kumpulkan Rp304 Miliar untuk Akuisisi