Membangun Koordinasi Solid Antar Satgas BUMN
Muh. Tri, Vice President Divisi Regional II Sumbar PT KAI yang juga menjabat sebagai Ketua Satgas Bencana BUMN Sumatera Barat, menambahkan bahwa kegiatan ini menjadi ruang konsolidasi dan kolaborasi yang penting.
“Lebih dari seratus peserta hadir membawa semangat yang sama untuk membangun koordinasi yang solid. Tujuannya agar setiap langkah dalam penanganan bencana dapat berjalan dengan cepat, tepat, dan terarah,” jelas Muh. Tri.
Dampak Hingga ke Akar Rumput
Sementara itu, perwakilan Rumah BUMN menegaskan pentingnya integrasi antara pelatihan kebencanaan dengan pemberdayaan komunitas.
“Rumah BUMN hadir untuk memastikan bahwa dampak dari pelatihan ini benar-benar menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput. Prinsipnya, tanggap bencana yang efektif harus dimulai dari kesadaran bersama di setiap tingkat komunitas,” ungkapnya.
Peran BUMN sebagai Garda Terdepan
Melalui inisiatif kolaboratif ini, PT KAI bertekad untuk terus memperkuat peran BUMN sebagai garda terdepan dalam tiga pilar utama: tanggap darurat bencana, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan. Sinergi yang terbangun diharapkan dapat menjadi inspirasi dan model bagi BUMN lainnya di seluruh Indonesia dalam membangun ekosistem yang tangguh dan siap menghadapi ancaman bencana.
Artikel Terkait
CP Prima Catat Laba Bersih Rp424 Miliar, Naik 32% pada 2025
Laba Bersih INKP dan TKIM Berjalan Berbeda Meski Penjualan Sama-Sama Turun Tipis
Kementerian Pertanian Siapkan Rp9,5 Triliun untuk Hilirisasi 7 Komoditas Andalan
Harga CPO Menguat Pekan Ketiga, Didukung Konflik Timur Tengah dan Harga Energi