Dana Asing Tumpah Rp 600 Miliar, IHSG Merangkak ke Zona Hijau

- Selasa, 03 Februari 2026 | 15:18 WIB
Dana Asing Tumpah Rp 600 Miliar, IHSG Merangkak ke Zona Hijau

Pasar modal kita akhirnya menunjukkan secercah cahaya. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyoroti adanya perbaikan dalam arus dana asing, setelah beberapa waktu lalu sempat diwarnai tekanan. Menurutnya, perdagangan kemarin mencatat dana asing masuk secara bersih atau net inflow melebihi angka Rp 600 miliar.

“Kita lihat kemarin, lebih dari Rp 600 miliar itu net inflow asing,” ujar Airlangga.

Ia menjelaskan, kondisi ini jadi penyegar setelah dua pekan berturut-turut pasar justru mengalami net outflow alias arus keluar bersih.

“Jadi dua minggu terakhir net outflow, tapi kemarin net inflow. Pagi ini pun sudah masuk jalur hijau,” tambahnya.

Pernyataan itu disampaikan di sela-sela acara Indonesia Economic Summit 2026, Selasa (3/2) lalu.

Data dari RTI Business seolah mengamini optimisme itu. Pada pukul 10.12 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tercatat menguat cukup signifikan, naik 82,106 poin atau 1,04 persen ke level 8.004,837.

Padahal, awal hari itu sempat suram. IHSG dibuka melemah di sesi I, terperosok 28,118 poin ke level 7.894,612. Nilai transaksi saat pembukaan tercatat Rp 511,214 miliar dengan volume perdagangan mencapai 565,188 juta saham. Frekuensinya 47.114 kali.

Perlahan tapi pasti, sentimen membaik. Dari sekian banyak saham yang diperdagangkan, 222 saham menguat meski 183 lainnya masih melemah. Sementara itu, 240 saham lainnya cenderung stagnan. Kapitalisasi pasar BEI sendiri bertengger di angka Rp 14.184,573 triliun.

Di kesempatan yang sama, Airlangga juga menyentuh soal proses regenerasi kepemimpinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Sedang berproses,” katanya.

Menurut Airlangga, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa saat ini tengah membentuk Panitia Seleksi (Pansel) untuk memilih pemimpin definitif OJK, sesuai mandat undang-undang.

Editor: Lia Putri

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar