KKP Ekspor Perdana Udang Bebas Cesium-137 ke AS, Penuhi Standar FDA

- Minggu, 02 November 2025 | 03:06 WIB
KKP Ekspor Perdana Udang Bebas Cesium-137 ke AS, Penuhi Standar FDA

KKP Ekspor Udang Bebas Cesium-137 ke Amerika Serikat

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) secara resmi melepas ekspor perdana produk udang Indonesia yang telah bersertifikat bebas Cesium-137 (Cs-137) menuju Amerika Serikat. Pelepasan ekspor udang ini dilaksanakan di terminal kontainer Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, pada Jumat (31/10).

Sertifikasi Udang Indonesia untuk Pasar AS

Kepala Badan Pengendalian dan Pengawasan Mutu Hasil Kelautan dan Perikanan KKP, Ishartini, menjelaskan bahwa KKP telah menyiapkan skema dan prosedur sertifikasi bebas Cs-137. Sertifikasi ini dirancang khusus untuk memenuhi persyaratan ketat dari Food and Drug Administration (FDA) Amerika Serikat dan Import Alert 99-52.

“Ini merupakan upaya kami untuk memberikan pelayanan terbaik sekaligus mendorong ekspor udang Indonesia yang sehat, bermutu tinggi, dan aman dikonsumsi, sehingga dapat diterima dengan baik di negara tujuan,” ujar Ishartini dalam keterangan resminya di Jakarta, Sabtu (1/11).

KKP Ditunjuk sebagai Lembaga Sertifikasi oleh FDA AS

Ishartini mengungkapkan bahwa FDA AS secara resmi telah menunjuk KKP sebagai Certifying Entity (CE) atau Lembaga Sertifikasi untuk semua udang asal Indonesia yang akan diekspor ke AS. Dalam menjalankan tugas ini, KKP berkolaborasi dengan BAPETEN dan BRIN guna memastikan produk udang benar-benar bebas dari kontaminasi radioaktif Cs-137.

Proses sertifikasi dilaksanakan melalui serangkaian kegiatan pemindaian (scanning) dan pengujian (testing) pada titik-titik kritis di sepanjang rantai produksi udang, dengan fokus utama di wilayah Jawa dan Lampung.

Ekspor Perdana Udang Bersertifikat ke Pasar AS

“Tanggal 31 Oktober 2025 menandai berlakunya aturan Import Alert 99-52 di AS dan sekaligus menjadi momen ekspor perdana udang Indonesia bebas Cs-137. Kami ingin membuktikan bahwa Indonesia memiliki sistem jaminan mutu berstandar internasional,” tegas Ishartini.

Dalam ekspor perdana ini, terdapat dua pengiriman (shipment) yang ditujukan ke Pelabuhan New York (NY) dan Los Angeles (LA). Ekspor lanjutan telah dijadwalkan pada 1 November 2025 dengan tujuan Pelabuhan Miami dan Jacksonville di Amerika Serikat.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar