Menurut Head of Corporate Communications Bumi Resources, Ricco Surya, hasil kinerja kuartal III 2025 ini mencerminkan disiplin operasional dan keberlanjutan upaya efisiensi biaya di tengah fluktuasi harga komoditas global. "Meskipun menghadapi kondisi pasar yang menantang dan harga batu bara yang menurun, Bumi Resources berhasil mencatatkan profitabilitas operasional yang positif dengan margin yang membaik berkat efisiensi dan pengelolaan biaya yang disiplin," jelas Ricco.
Produksi dan Penjualan Batu Bara BUMI Kuartal III 2025
Pada kuartal III 2025, produksi batu bara BUMI tercatat sebanyak 54,9 juta ton, mengalami penurunan 4 persen. Di sisi penjualan, perusahaan berhasil menjual 54,5 juta ton batu bara, turun 2 persen dari periode sebelumnya. Persediaan batu bara juga berkurang menjadi 2,6 juta ton dari sebelumnya 3,6 juta ton.
Ricco menegaskan bahwa di tengah kondisi pasar yang menantang, kinerja produksi dan penjualan perseroan tetap stabil. Hal ini menunjukkan efektivitas pengelolaan operasional dan pengendalian biaya yang konsisten dari manajemen.
Ke depan, Bumi Resources menyatakan komitmennya untuk terus menjaga efisiensi operasional, memperkuat ketahanan rantai pasok, dan mendukung strategi diversifikasi ke sektor mineral penting. Langkah strategis ini ditujukan untuk memperkuat portofolio usaha jangka panjang perusahaan.
Artikel Terkait
Pendapatan Trimegah Sekuritas Melonjak 85% Jadi Rp1,68 Triliun pada 2025
BREN Pacu Kapasitas Panas Bumi, Targetkan Lampaui 1 GW pada 2026
CP Prima Catat Laba Bersih Rp424 Miliar, Naik 32% pada 2025
Laba Bersih INKP dan TKIM Berjalan Berbeda Meski Penjualan Sama-Sama Turun Tipis