"Finansial syariah menarik pada saat ini. Sedang dalam proses pembicaraan, kalau lancar Maret 2024 bisa," kata Erick seperti dilansir Antara.
Diketahui, Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) Nixon L.P. Napitupulu mengatakan unit usaha syariah (UUS) perseroan setelah aksi spin off akan menjadi Bank Umum Syariah (BUS) dengan aset terbesar kedua di Indonesia.
Baca Juga: Kecelakaan Tunggal, Mobil Oleng Tabrak Rumah Hingga Penumpang Meninggal Dunia, Ini Kronologinya
Pihaknya akan mengeluarkan UUS dari induk BTN dan digabungkan dengan bank syariah yang akan diakuisisi, dengan target selesai pada semester II-2024 mendatang.
Nixon menjelaskan, saat ini BTN sedang dalam tahap pengajuan letter of interest (LOI) kepada dua bank syariah di Tanah Air untuk diakuisisi, yang belum bisa disebutkan nama maupun nilai asetnya.
Nantinya, UUS BTN yang sudah ada akan digabungkan dengan bank syariah yang diakuisisi tersebut, dengan ditargetkan proses akan selesai pada April atau Juni 2024.(*)
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: harianmerapi.com
Artikel Terkait
Avian Brands Lepas Anak Usaha Cat Kapal Senilai Rp8,37 Miliar
Harga Minyak Naik Lagi, Pasar Gamang Gara-gara Hormuz dan Serangan ke Saudi
Harga Emas Menguat Didorong Pelemahan Dolar, Pasar Waspadai Data Inflasi AS
Riset Sucor Sekuritas: Likuiditas Perbankan Terjaga, Kredit Investasi Jadi Penopang Utama