BBNI - Spec Buy
Saham bank ini naik 1,63% ke 3.740 dengan volume pembelian yang muncul. Posisinya sedang di wave 4 dari wave (5). Rekomendasi beli di 3.690-3.730, target 3.850 dan 3.950, dengan stoploss di bawah 3.660.
HRTA - Buy on Weakness
HRTA menguat 2,82% ke 2.550, volume pembelian juga ada. Tapi, pergerakannya masih tertahan MA60. Posisinya di wave [iii] dari wave C. Bisa dibeli saat melemah di range 2.480-2.540, target 2.760 dan 2.900. Stoploss di bawah 2.450.
NICL - Buy on Weakness
Kenaikan 3,19% ke 970 ditemani volume beli yang meningkat. Posisi saham ini diperkirakan di wave [c] dari wave A dari wave (B). Rekomendasi beli saat lemah di 910-950, target 1.010 dan 1.060. Stoploss di bawah 880.
TINS - Buy on Weakness
Ini yang paling cuan, melesat 7,05% ke 3.950 dengan dominasi pembelian kuat. Posisinya sedang pada bagian dari wave C dari wave (B). Strateginya, beli di koreksi 3.780-3.910, target 4.110 dan 4.260. Batas stoploss di bawah 3.670.
Semua pergerakan ini tentu perlu dipantau ketat. Pasar saham memang selalu penuh kejutan, bukan?
Artikel Terkait
IHSG Menguat Tipis 0,44% di Tengah Aksi Jual-Beli Aktif
Saham Zatta Jaya Melonjak 19% di Tengah Sorotan Kasus dan Notasi L
Adaro Lepas Tambang Kestrel, Saham Melonjak dan Dividen Spesial Dijanjikan
IHSG Dibuka Menguat ke 7.750, Didukung Kenaikan Merata Seluruh Sektor