Genangan air masih terlihat di beberapa titik Kota Solo. Menurut keterangan resmi dari pemerintah setempat, ada sembilan kelurahan yang dilanda banjir. Salah satu penyebab utamanya? Tidak adanya tanggul atau talud yang memadai di sepanjang aliran Sungai Jenes.
Sekda Solo, Budi Murtono, menjelaskan situasi ini saat meninjau lokasi. Rumah-rumah yang berbatasan langsung dengan sungai itu, katanya, paling rentan terdampak.
"Ya masih ada yang di aliran Sungai Jenes ini yang belum bertanggul, belum ada taludnya ini rata-rata semua terkena dampak banjir,"
Ucap Budi di kawasan Tipes, Serengan, Rabu lalu. Wilayah seperti RT 03 RW 15 di Tipes itu contohnya.
Data dari BPBD Kota Solo menyebutkan daftar kelurahan yang kebanjiran: Pajang, Kratonan, Joyosuran, Tipes, Bumi, Joyontakan, Panularan, Sondakan, dan Laweyan. Cakupannya cukup luas. Namun begitu, kondisi saat ini sudah mulai membaik. Air mulai surut.
Artikel Terkait
Kepala IAEA Peringatkan Peningkatan Serius Kapabilitas Nuklir Korea Utara
Presiden Prabowo Kembali ke Tanah Air Usai Kunjungan Kerja ke Rusia dan Prancis
Taman Fatahillah Ditutup Sementara untuk Ibadah Paskah, Museum Tetap Buka
Iran Tuntut Kompensasi US$270 Miliar dari AS, Israel, dan Lima Negara Tetangga