Lippo Karawaci (LPKR) baru saja melakukan dua pembelian properti besar di kawasan Sulawesi. Totalnya? Hampir Rp700 miliar. Langkah ini menunjukkan ekspansi perseroan ke luar Jawa masih terus berjalan.
Lewat anak usahanya, PT Aryaduta Karawaci Management, mereka membeli tanah dan bangunan Hotel Aryaduta Manado. Aset ini diambil alih dari PT Menara Abadi Megah. Luas tanahnya sekitar 3.029 meter persegi, lengkap dengan hotel yang berdiri di atasnya.
Untuk transaksi pertama ini, harganya ditetapkan sekitar SGD 41,3 juta. Kalau dirupiahkan, angkanya kira-kira Rp543,4 miliar. Namun begitu, nilai akhirnya masih bisa berubah. Pasalnya, masih ada komponen belanja modal yang perlu diperhitungkan ulang.
Di sisi lain, dalam kesepakatan terpisah, LPKR juga mengakuisisi Lippo Plaza Baubau. Pembelian pusat perbelanjaan di Sulawesi Tenggara ini dilakukan melalui PT Andromeda Sakti, dari PT Buton Bangun Cipta.
Untuk mall tersebut, perseroan merogoh kocek sebesar SGD 12 juta atau setara Rp157,4 miliar.
Artikel Terkait
Indonesia dan Korea Selatan Sepakati Kerja Sama Jasa Instalasi Perairan untuk Ekspansi Migas
Analis Proyeksi Harga Minyak Bisa Tembus USD116 per Barel Pekan Depan
BNI Lepas 99,9% Saham BNI Asset Management ke Danantara Rp359,64 Miliar
PLN Tegaskan Tidak Ada Pengembalian Dana untuk Token Listrik yang Salah Beli