Waspada Mikroplastik dalam Air Hujan Surabaya: Ancaman Nyata bagi Kesehatan
Kota Surabaya kini menghadapi ancaman lingkungan baru berupa temuan mikroplastik dalam air hujan. Fakta ini menjadi peringatan serius bagi seluruh lapisan masyarakat akan bahaya pencemaran plastik yang semakin meluas.
Apa Itu Mikroplastik dan Jenis-Jenisnya?
Mikroplastik didefinisikan sebagai partikel plastik berukuran sangat kecil, antara 1 hingga 5 milimeter. Partikel ini memiliki bentuk yang beragam, mulai dari serat, fragmen, hingga butiran halus.
Secara umum, mikroplastik diklasifikasikan menjadi dua jenis utama:
Mikroplastik Primer berasal langsung dari produk konsumen seperti kosmetik dan produk perawatan kesehatan yang mengandung bahan scrub atau microbead. Jenis plastik yang umum ditemukan adalah polietilen (PE), polipropilen (PP), dan polistiren (PS).
Mikroplastik Sekunder terbentuk dari proses pelapukan sampah plastik besar melalui reaksi fisik, kimia, maupun biologis dalam jangka waktu yang panjang.
Mekanisme Penyebaran Mikroplastik Melalui Air Hujan
Penyebaran partikel mikroplastik telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Partikel ini tidak hanya mencemari perairan laut dan sungai, tetapi juga telah ditemukan di udara dan atmosfer.
Mekanisme penyebarannya melalui air hujan terjadi ketika partikel mikroplastik yang beterbangan di udara terangkat ke atmosfer dan kemudian turun kembali ke bumi bersama dengan curah hujan. Aktivitas pembakaran sampah plastik dan sistem pengelolaan sampah yang tidak memadai menjadi kontributor utama partikel ini dapat tersebar melalui udara.
Dampak Kesehatan Paparan Mikroplastik pada Tubuh Manusia
Kontaminasi mikroplastik dalam air hujan meningkatkan risiko paparan pada manusia melalui konsumsi makanan dan minuman yang terkontaminasi. Berbagai penelitian ilmiah telah membuktikan bahwa partikel ini dapat menimbulkan berbagai gangguan kesehatan serius.
Dampak kesehatan yang mungkin terjadi meliputi peradangan jaringan tubuh, gangguan sistem hormon dan endokrin, masalah kesuburan dan reproduksi, serta komplikasi pada masa kehamilan.
Langkah Pencegahan Paparan Mikroplastik
Beberapa langkah praktis dapat dilakukan untuk meminimalisir paparan mikroplastik, terutama selama musim hujan:
Disarankan untuk menggunakan masker dengan kemampuan filtrasi yang baik saat beraktivitas di luar ruangan. Membawa payung atau mengenakan jas hujan juga dapat mengurangi kontak langsung dengan air hujan yang terkontaminasi.
Bagi pengemudi kendaraan, disarankan untuk mengaktifkan mode sirkulasi udara dalam kabin selama hujan turun. Setelah tiba di rumah, segeralah mandi dan berganti pakaian untuk membersihkan partikel yang mungkin menempel pada tubuh dan pakaian.
Peran Masyarakat dan Pemerintah dalam Pengendalian Mikroplastik
Masyarakat dapat berperan aktif dengan mengurangi ketergantungan pada plastik sekali pakai, menggunakan botol minum dan wadah makanan yang dapat dipakai berulang kali, membawa tas belanja sendiri, serta menghindari praktik pembakaran sampah plastik.
Di tingkat kebijakan, diperlukan regulasi yang tegas mengenai larangan pembakaran sampah terbuka, peningkatan sistem pengelolaan sampah terpadu, dan penerapan aturan ketat bagi produsen kemasan plastik. Kerja sama antara pemerintah dan masyarakat sangat penting untuk mengatasi tantangan pencemaran mikroplastik ini secara efektif.
Artikel Terkait
Cara Nonaktifkan Suara Jepretan Kamera iPhone Sesuai Model
Domain AI.com Terjual Rp1,1 Triliun, Pecahkan Rekor Termahal Sepanjang Sejarah
Koktail Berasap Berujung Tragis, Lambung Pria Ini Pecah Usai Teguk Nitrogen Cair
Petrichor: Aroma Hujan yang Menenangkan Pikiran dan Mengembalikan Keseimbangan