Gempa bumi kembali mengguncang wilayah Indonesia, kali ini di sekitar Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara. Getarannya terjadi pada Kamis pagi, tepatnya 1 Januari 2026, pukul sembilan lewat lima puluh enam menit. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) langsung merilis data awal: kekuatannya Magnitudo 5.0. Kabar baiknya, mereka dengan cepat memastikan gempa ini tidak berpotensi memicu tsunami. Warga pun bisa sedikit bernapas lega.
Namun begitu, data yang dirilis kemudian mengalami sedikit pembaruan. Hasil analisis lebih mendalam dari BMKG menyebutkan magnitudonya turun menjadi M4,7. Pusat gempa atau episenternya berada di laut, sekitar 38 kilometer arah timur laut dari Pulau Karatung. Kedalamannya cukup, mencapai 83 kilometer di bawah permukaan bumi.
Menurut penjelasan Daryono, selaku Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG, gempa ini tergolong jenis gempa menengah.
"Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa bumi yang terjadi merupakan jenis gempa bumi menengah akibat adanya aktivitas deformasi batuan dalam Lempeng Filipina," jelasnya melalui keterangan tertulis.
Artikel Terkait
Di Bawah Balai Kota, Sejarah Baru New York Dimulai
Roma Intip Peluang, Gaji Fantastis Salah Jadi Penghalang Utama
Jakarta Kembali Kinclong Usai Malam Tahun Baru, Volume Sampah Turun Drastis
Prabowo Tinjau Huntara di Aceh Tamiang, Lanjutkan Perjalanan Panjang dari Tapanuli