MURIANETWORK.COM - Tanggal 17 Februari menyimpan catatan peristiwa penting yang beragam, dari bencana alam dahsyat hingga kelahiran tokoh-tokoh yang mengubah dunia. Mulai dari tsunami mematikan di Maluku pada 1674, kelahiran ulama besar Buya Hamka dan legenda basket Michael Jordan, hingga gempa besar di Biak pada 1996, hari ini menjadi titik temu berbagai fragmen sejarah yang membentuk narasi global.
Tsunami Raksasa yang Meluluhlantakkan Maluku
Pada tahun 1674, wilayah Maluku diguncang bencana maha dahsyat. Sebuah tsunami raksasa, dengan ketinggian yang dikabarkan mencapai 80 meter, menghantam kawasan Hila dan Lima di Pulau Ambon serta Pulau Seram. Peristiwa tragis itu merenggut nyawa sebanyak 2.322 orang, meninggalkan luka mendalam dalam sejarah kepulauan tersebut.
Cikal Bakal Palang Merah Internasional
Berpindah ke benua Eropa, pada 17 Februari 1863, sebuah lembaga kemanusiaan global yang kita kenal hari ini mulai dirintis. Para warga kota Jenewa kala itu membentuk International Committee for Relief to the Wounded, yang kemudian berkembang menjadi International Committee of the Red Cross (ICRC) atau Komite Palang Merah Internasional. Inisiatif ini menjadi fondasi bagi kerja-kerja kemanusiaan netral yang menjangkau seluruh penjuru dunia.
Kelahiran Sang Multitalenta: Buya Hamka
Di Nagari Sungai Batang, Tanjung Raya, Sumatra Barat, pada 17 Februari 1908, lahir seorang anak yang kelak menjadi pilar intelektual dan spiritual Indonesia. Ia adalah Abdul Malik Karim Amrullah, yang lebih dikenal dengan panggilan hormat Buya Hamka atau Datuk Indomo.
Buya Hamka wafat di Jakarta pada 24 Juli 1981, meninggalkan warisan yang tak ternilai. Kiprahnya membentang luas sebagai ulama, sastrawan, wartawan, penulis produktif, dan pengajar yang disegani. Ia juga aktif dalam dunia politik melalui Partai Masyumi dan memainkan peran sentral dalam organisasi keagamaan, termasuk menjabat sebagai Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) pertama dan tetap aktif di Muhammadiyah sepanjang hidupnya.
Kontribusinya diakui secara internasional. Universitas Al-Azhar dan Universitas Nasional Malaysia menganugerahinya gelar doktor kehormatan, sementara Universitas Moestopo mengukuhkannya sebagai guru besar. Atas jasa-jasanya, pemerintah Indonesia menetapkannya sebagai Pahlawan Nasional, dan namanya diabadikan untuk Universitas Hamka milik Muhammadiyah.
Legenda Lapangan Basket: Michael Jordan
Di Brooklyn, New York, Amerika Serikat, pada tanggal yang sama tahun 1963, dunia olahraga menyambut kelahiran seorang ikon. Michael Jordan, yang nantinya akan dikenal sebagai salah satu atlet terhebat sepanjang masa, menghirup udara dunia untuk pertama kalinya. Karir gemilangnya di NBA, terutama bersama Chicago Bulls, dihiasi enam gelar juara (1991–1993 dan 1996–1998), mengukuhkannya sebagai legenda yang menginspirasi generasi.
Gempa dan Tsunami Biak 1996
Kembali ke tanah air, tepat pada pukul 14.59 WIT tanggal 17 Februari 1996, bumi di wilayah Biak, Irian Jaya (kini Papua), berguncang hebat. Gempa berkekuatan magnitudo 8,2 dengan intensitas Mercalli VIII (parah) itu memicu tsunami yang menyusul, dengan gelombang setinggi hingga 7 meter.
Dampaknya sungguh tragis. Laporan menyebutkan 166 orang tewas atau hilang, 423 lainnya luka-luka, dan ribuan orang tepatnya 5.090 jiwa kehilangan tempat tinggal. Analisis pascabencana menunjukkan gempa ini merupakan gempa thrust di zona subduksi curam Palung Nugini.
Patahan sepanjang 270 kilometer terjadi dengan distribusi energi yang tidak merata. Pergeseran terbesar, yang mencapai 12 meter, terjadi di dekat hiposentrum. Sementara itu, rata-rata pergeseran di wilayah sesar yang luasnya mencapai 230 x 100 kilometer tercatat sekitar 4 meter, menggambarkan kekuatan dahsyat yang dilepaskan bumi pada hari itu.
Artikel Terkait
Rooney Ingatkan Risiko Euforia United Strands, Cunha Tegaskan Fokus Hanya pada Poin
Tyler Morton Ungkap Kurangnya Kepercayaan dari Arne Slot Sebabkan Hengkang ke Lyon
Persib Dikabarkan Intip Kiper Belanda Ronald Koeman Jr.
Gempa Magnitudo 3,1 Guncang Sukabumi, Dirasakan di Piru