Remaja Anak Pejabat Tabrak Warung Pakai Mobil Dinas di Mamuju, Dua Orang Terluka

- Sabtu, 07 Februari 2026 | 04:20 WIB
Remaja Anak Pejabat Tabrak Warung Pakai Mobil Dinas di Mamuju, Dua Orang Terluka

Suasana malam di Jalan Yos Sudarso, Mamuju, mendadak ricuh Jumat dini hari tadi. Sebuah mobil Toyota Fortuner melaju kencang, lalu naik ke trotoar sebelum akhirnya menghancurkan sebuah warung. Dua orang yang sedang duduk-duduk di sana menjadi korban.

Menurut keterangan polisi, pengemudinya adalah seorang remaja berinisial FA (16). Yang mengejutkan, mobil Fortuner yang ia kendarai ternyata adalah kendaraan dinas milik Pemerintah Kabupaten Mamuju. FA sendiri disebut-sebut merupakan anak dari seorang pejabat di lingkungan pemkab setempat.

Kasi Humas Polresta Mamuju, Iptu Herman Basir, memaparkan kronologinya.

"Mobil yang dikendarai FA bergerak dari arah barat ke utara. Namun pada saat di tempat kejadian perkara (TKP), pengemudi melaju dengan kecepatan tinggi," jelas Herman.

Kecepatan tinggi itulah yang diduga menjadi pemicu. FA kehilangan kendali. Mobil itu keluar jalur, menerjang trotoar, dan menghantam warung dengan hebatnya.

"Mobil menabrak tiang rumah, dan kendaraan yang terparkir di dalam rumah sebanyak 3 unit, kemudian menabrak 2 orang yang sedang duduk dan mengobrol," terangnya lebih lanjut.

Kedua korban itu adalah AF (21) dan AM (19), yang berjaga di warung tersebut. Akibat insiden mengerikan itu, mereka harus dilarikan ke rumah sakit. Kondisinya cukup serius, mengalami luka memar dan patah pada bagian kaki. Sementara FA, sang pengemudi remaja, kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Peristiwa ini terjadi tepat pada pukul 00.01 Wita. Kini, selain menyelidiki kasus kecelakaan, sorotan juga mulai mengarah pada bagaimana sebuah kendaraan dinas bisa berada dalam kendali seorang pelajar SMA di tengah malam buta.

Editor: Erwin Pratama

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar