Lalu, bagaimana strategi ke depan?
"Ke depannya, kami akan terus memperkuat relevansi produk lewat inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan konsumen," jelas Anthoni melalui keterangan resmi yang diterima Senin (30/3/2026).
"Tak hanya itu, ekspansi jangkauan pasar, baik di dalam maupun luar negeri, serta peningkatan keunggulan operasional akan jadi fokus utama," tambahnya.
Jangkauan operasional ICBP sendiri memang terbilang luas. Perusahaan ini mengoperasikan tidak kurang dari 80 pabrik. Lokasinya tak cuma di Indonesia, tapi tersebar di berbagai negara seperti Malaysia, Turki, Arab Saudi, hingga negara-negara di Afrika dan Eropa seperti Ghana, Kenya, dan Serbia.
Sepanjang tahun lalu, inovasi produk juga gencar dilakukan. Peluncuran produk baru terjadi di hampir semua segmen, mulai dari mi instan, produk dairy, makanan ringan, sampai penyedap makanan. Upaya itu jelas bagian dari strategi menjaga relevansi di pasar yang semakin kompetitif.
Artikel Terkait
Wall Street Dibayangi Ketegangan Iran, Minyak Melonjak di Atas $115
Pemerintah Targetkan Groundbreaking Rusun Bantaran Rel Senen Mei 2026
Stok Beras Bulog Tembus Rekor 4,3 Juta Ton, Inflasi Berhasil Dikendalikan
WOM Finance Bagikan Dividen Rp46 Miliar dari Laba Bersih Rp142,5 Miliar