Stok Beras Bulog Tembus Rekor 4,3 Juta Ton, Inflasi Berhasil Dikendalikan

- Senin, 30 Maret 2026 | 22:15 WIB
Stok Beras Bulog Tembus Rekor 4,3 Juta Ton, Inflasi Berhasil Dikendalikan

Stok beras di gudang Bulog baru saja memecahkan rekor. Angkanya mencapai 4,3 juta ton di Maret 2026, menggeser capaian tertinggi sebelumnya yang 'hanya' 4,2 juta ton pada tahun lalu. Menariknya, pemerintah yakin angka ini belum berhenti. Menurut Menteri Pertanian sekaligus Kepala Bapanas, Andi Amran Sulaiman, optimalisasi serapan produksi dalam negeri akan terus mendongkrak stok ke level yang lebih tinggi.

Dalam konferensi pers Senin (30/3/2026), Amran tak menyembunyikan rasa optimisnya.

"Sektor pangan, alhamdulillah, hari ini tertinggi sepanjang sejarah. Stok kita 4,3 juta ton. Tidak pernah terjadi. Tahun lalu maksimal 4,2 juta ton. Hari ini 4,3 juta ton. Bulan depan (bisa mencapai) 5 juta ton," ujarnya.

Kalau kita lihat perbandingan tahunannya, lonjakannya memang fantastis. Dibanding Maret 2024 yang stoknya cuma 1,1 juta ton, angka Maret 2026 ini melonjak 274,9 persen. Bahkan dibanding setahun sebelumnya, Maret 2025, kenaikannya masih signifikan, yaitu 87,3 persen. Dua tahun terakhir ini, akumulasi stok beras pemerintah benar-benar mengalami percepatan yang luar biasa.

Namun begitu, rekor ini membawa konsekuensi tersendiri: gudang jadi penuh. Untuk mengakalinya, pemerintah terpaksa menambah kapasitas penyimpanan dengan menyewa gudang tambahan. Dari kapasitas tetap 3 juta ton, ditambahlah 2 juta ton lagi dari sewa. Tujuannya jelas, menampung serapan beras domestik yang kian deras mengalir.

Editor: Raditya Aulia


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar