Macron Desak Kesepakatan AS-Iran Segera Tercapai untuk Akhiri Konflik dan Buka Selat Hormuz

- Senin, 01 Juni 2026 | 17:45 WIB
Macron Desak Kesepakatan AS-Iran Segera Tercapai untuk Akhiri Konflik dan Buka Selat Hormuz
Presiden Prancis Emmanuel Macron mendesak agar kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran segera tercapai untuk mengakhiri konflik yang telah berkecamuk sejak akhir Februari. Dalam pernyataan yang dirilis pada Minggu (31/5), Macron menekankan bahwa momentum deeskalasi saat ini tidak boleh disia-siakan dan harus dimanfaatkan secepat mungkin. Seruan tersebut disampaikan Macron melalui unggahan di media sosial X, setelah ia melakukan percakapan telepon dengan sejumlah pemimpin Timur Tengah. Mereka yang dihubungi antara lain Putra Mahkota Arab Saudi Pangeran Mohammed bin Salman, Sultan Oman Haitham bin Tariq, Presiden Uni Emirat Arab Mohammed bin Zayed, serta Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi. “Sangat penting agar kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran tercapai dengan cepat. Kesempatan ini harus dimanfaatkan sekarang,” kata Macron dalam pesannya kepada para pemimpin kawasan tersebut, sebagaimana dikutip dari pernyataan resminya. Macron menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah penyelesaian gencatan senjata dan pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa prasyarat apa pun. Ia menambahkan bahwa langkah tersebut harus dilakukan sesuai dengan hukum internasional. Setelah gencatan senjata dan akses jalur pelayaran strategis itu terwujud, Macron mendorong agar diskusi dilanjutkan menuju kesepakatan yang lebih komprehensif. Pembicaraan tersebut, menurutnya, harus mencakup isu-isu lain seperti program nuklir Iran, pengembangan rudal balistik, serta stabilitas kawasan. Prancis, kata Macron, siap berkontribusi secara aktif dalam proses tersebut. Kontribusi yang dimaksud mencakup partisipasi dalam misi maritim multinasional independen untuk menjamin keamanan perlintasan di Selat Hormuz, penyediaan kepakaran dalam negosiasi nuklir, serta bantuan dalam membangun kerangka keamanan regional. Di sisi lain, Macron juga menyoroti situasi di Lebanon. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan yang dapat membenarkan eskalasi besar-besaran yang tengah terjadi di Lebanon selatan. Ia menyerukan agar seluruh pertempuran dihentikan secara permanen. “Prancis akan terus mendukung pemerintah Lebanon dalam upaya mereka untuk memulihkan kedaulatan negara dan integritas wilayah negara tersebut,” tegasnya.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar