Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan bahwa setiap warga negara Israel yang ditemukan di Malaysia akan segera dideportasi. Pernyataan ini disampaikan saat otoritas Malaysia tengah menyelidiki dugaan keterlibatan seorang warga Israel dalam operasional sebuah komunitas hunian swasta di Johor.
Anwar mengatakan bahwa lembaga terkait sedang menyelidiki kasus tersebut. Ia menegaskan pemerintah Malaysia tidak akan berkompromi jika dugaan itu terbukti benar. "Jika ditemukan adanya pelanggaran, tindakan tegas harus diambil," ujarnya.
Kebijakan ini menyasar warga Israel yang terlibat dalam program Network School di Forest City, Johor. Network School merupakan komunitas teknologi swasta yang mengusung konsep hunian dan pembelajaran bersama. "Jika kita menemukan warga negara Israel, kita akan segera mendeportasi mereka karena Malaysia tidak mengakui Israel," tegas Anwar.
Artikel Terkait
KJRI Johor Bahru Fasilitasi Pemulangan 90 WNI dari Malaysia
PM Malaysia Ancam Deportasi Warga Israel yang Ditemukan di Negeri Jiran
UNY Berdayakan Perempuan Diaspora Indonesia di Malaysia dengan Platform AI
Wisatawan Malaysia Dominasi Penumpang Asing Kereta Cepat Whoosh