Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, menegaskan bahwa setiap warga negara Israel yang ditemukan di Malaysia akan segera dideportasi. Pernyataan ini disampaikan saat otoritas Malaysia tengah menyelidiki dugaan keterlibatan seorang warga Israel dalam operasional sebuah komunitas hunian swasta di Johor.
Anwar mengatakan bahwa lembaga terkait sedang menyelidiki kasus tersebut. Ia menegaskan pemerintah Malaysia tidak akan berkompromi jika dugaan itu terbukti benar. "Jika ditemukan adanya pelanggaran, tindakan tegas harus diambil," ujarnya.
Kebijakan ini menyasar warga Israel yang terlibat dalam program Network School di Forest City, Johor. Network School merupakan komunitas teknologi swasta yang mengusung konsep hunian dan pembelajaran bersama. "Jika kita menemukan warga negara Israel, kita akan segera mendeportasi mereka karena Malaysia tidak mengakui Israel," tegas Anwar.
Artikel Terkait
Vietnam vs Malaysia di Leg Kedua Semifinal Piala AFF 2026: Mampukah Harimau Malaya Ulangi Comeback 2014?
Vietnam Kalahkan Malaysia 2-0 di Leg Pertama Semifinal Piala AFF 2026
RI Siap Ekspor 200 Ribu Ton Beras ke Malaysia, Pertamina Turunkan Harga Bright Gas
Mentan Pastikan Ekspor Beras 200.000 Ton ke Malaysia Tak Ganggu Stok Dalam Negeri