Pasar saham Indonesia kembali berdenyut usai libur panjang Lebaran. Sayangnya, denyutnya kali ini terasa lemah. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) langsung terjun ke zona merah, dibuka di level 7.020,53.
Kondisinya tak kunjung membaik. Hanya dalam hitungan menit, tepatnya hingga pukul 09.16 WIB, IHSG tercatat anjlok 1,55 persen ke posisi 6.986. Bahkan, sempat menyentuh titik terendah harian di angka 6.955,57. Suasana pesimis jelas mendominasi lantai bursa.
Bayangkan, ada 433 saham yang terkapar melemah. Jauh mengalahkan yang mampu bangkit, hanya 144 saham saja yang menguat. Sementara itu, 381 lainnya cuma diam di tempat, stagnan. Transaksi berjalan dengan nilai Rp1,33 triliun dan volume 1,44 miliar saham.
Yang lebih mencolok, seluruh sektor saham kompak memakai baju merah. Tak ada satu pun yang luput. Paling terpuruk adalah sektor barang baku, ambles 1,96 persen. Diikuti sektor infrastruktur yang terkoreksi 1,83 persen, dan non-siklikan yang melemah 1,77 persen.
Dari keuangan, properti, sampai teknologi dan kesehatan semuanya ikut terseret. Benar-benar hari yang suram untuk hampir semua portofolio.
Artikel Terkait
IHSG Melemah, Saham Energi Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah
Fitch Naikkan Proyeksi Harga Tembaga dan Emas, Saham Tambang Diuntungkan
IHSG Tertekan, Saham Konglomerasi dan Perbankan Babak Belur
Pasar Saham Asia Terpukul Imbas Konflik Timur Tengah dan Ancaman Stagflasi