Wali Kota Cilegon Tegaskan Evaluasi Tegas untuk ASN dan Honorer yang Tak Disiplin

- Senin, 30 Maret 2026 | 13:20 WIB
Wali Kota Cilegon Tegaskan Evaluasi Tegas untuk ASN dan Honorer yang Tak Disiplin

Senin pagi di halaman Kantor Wali Kota Cilegon, suasana halal bi halal usai apel pagi terasa hangat. Namun, Wali Kota Robinsar justru menyampaikan pesan yang tegas. Pasca-libur Lebaran, ia menekankan bahwa peningkatan disiplin ASN adalah hal yang mutlak.

Menurutnya, disiplin harus jadi prioritas utama. Robinsar tak menampik, masih ada oknum baik ASN maupun honorer yang namanya tercatat sebagai pegawai, tapi kehadirannya di kantor nyaris nol besar.

"Saya banyak mendengar masih ada oknum-oknum ASN maupun honorer yang namanya tercatat sebagai pegawai tapi orangnya tidak pernah hadir dan tidak pernah datang ke kantornya masing-masing. Tentunya kondisi tersebut tidak boleh dibiarkan karena akan berdampak pada kualitas pelayanan publik,"

Ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (30/3/2026).

Menyikapi hal itu, ia memerintahkan para kepala daerah, camat, dan lurah untuk bertindak tegas. Jangan ragu. Pegawai yang jarang masuk atau kontribusinya minim harus segera dievaluasi.

"Mulai hari ini tidak perlu sungkan. Kalau ada anak buah yang jarang masuk kantor atau tidak pernah bekerja, berhentikan saja. Jangan sampai yang sudah bekerja keras dirugikan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab,"

tegas Robinsar.

Di sisi lain, ada alasan lain yang mendesak: rencana pembatasan belanja pegawai pada 2027. Itu sebabnya penataan harus dimulai dari sekarang. Evaluasi, katanya, harus fokus pada mereka yang tidak produktif.

"Kita tidak perlu mengurangi pegawai yang sudah bekerja baik. Yang tidak bekerja itulah yang harus dikurangi,"

tambahnya.

Tak cuma soal disiplin, Robinsar juga menyoroti kualitas pelayanan. Ia mengimbau seluruh pegawai untuk melayani dengan ramah, cepat, dan tanpa berbelit-belit.

"Kita harus bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, jadi kalau ada masyarakat yang sedang mengurus administrasi kalau bisa selesai hari itu, selesaikan hari itu juga jangan ditunda-tunda sebab pelayanan itu harus melayani, bukan mempersulit masyarakat,"

sambungnya.

Di tengah teguran, ada juga apresiasi. Robinsar menyebut kinerja perangkat daerah dalam mendukung pemeriksaan BPK patut diacungi jempol. Responsivitas penyediaan data dinilai meningkat.

"Alhamdulillah, tahun ini BPK menyampaikan bahwa Kota Cilegon sudah lebih baik dan lebih responsif dalam penyediaan data dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Perubahan ini menunjukkan bahwa adanya perbaikan tata kelola di Pemkot Cilegon. Saya harap tahun ini kita bisa kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP),"

ungkapnya.

Ia pun berterima kasih pada TNI, Polri, tenaga kesehatan, dan semua pihak yang terlibat dalam pengamanan mudik Lebaran 2026. Arus mudik tahun ini, menurut penilaiannya, berjalan lebih kondusif dan lancar.

"Terkait arus mudik, tentunya kami sangat mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah bekerja siang dan malam sehingga arus mudik tahun ini dapat berjalan lebih aman dan lancar bagi pemudik,"

tutup Robinsar.

Sebagai penutup, ia mengajak seluruh ASN menjadikan momen Idul Fitri sebagai pelecut semangat baru. Tujuannya satu: meningkatkan kinerja dan pelayanan publik untuk kemajuan Cilegon.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar