Di sisi lain, kondisi neraca perusahaan menunjukkan perubahan signifikan. Total ekuitas TOWR melonjak drastis 41,3% menjadi Rp27,08 triliun per akhir 2025. Posisi tahun sebelumnya masih di Rp19,17 triliun.
Sementara liabilitas justru berhasil ditekan cukup dalam, turun 14,4% secara tahunan. Akibatnya, total aset mereka per akhir tahun tercatat Rp77,27 triliun, turun sangat tipis hanya 0,7% saja.
Namun begitu, ada satu catatan yang perlu diperhatikan. Posisi kas dan setara kas perseroan justru menyusut cukup tajam, turun 31,1% menjadi Rp647,55 miliar. Padahal di akhir 2024, angka itu masih berada di level Rp940,18 miliar.
Secara keseluruhan, tahun 2025 menjadi tahun yang positif bagi TOWR dengan pertumbuhan laba yang terjaga, meski ada beberapa pos yang perlu diawasi pergerakannya ke depan.
Artikel Terkait
Gubernur Fed Stephen Miran Desak Pemotongan Suku Bunga Lebih Agresif Dukung Pasar Tenaga Kerja
Wall Street Menguat Didorong Pernyataan Trump Soal Iran, Teheran Bantah Klaim Kontak
Tiga Emiten Siap Bagikan Dividen Tunai Rp13,17 Triliun pada April 2026
Pendapatan Paradise Indonesia Melonjak 32,9% Didorong Proyek Ikonik