Kinerja PT Indonesian Paradise Property Tbk (INPP) sepanjang 2025 ternyata cukup menggembirakan. Perusahaan yang akrab disapa Paradise Indonesia ini berhasil membukukan pendapatan neto hingga Rp1,74 triliun. Angka itu menunjukkan pertumbuhan yang cukup tajam, yakni 32,9 persen dibandingkan tahun sebelumnya.
Lalu, apa yang mendorong pertumbuhan itu? Ternyata, ada beberapa faktor kunci. Proses serah terima unit di Antasari Place masih terus berjalan. Belum lagi perluasan 23 Paskal Shopping Center yang mulai ramai sejak pertengahan tahun. Dan jangan lupa, peluncuran Citadines pada September lalu juga memberi angin segar. Proyek-proyek ini bukan sekadar pendapatan sekali jadi, melainkan diharapkan bisa menjadi sumber pemasukan berulang yang stabil untuk masa depan.
Menanggapi hasil ini, Anthony P. Susilo, Presiden Direktur & CEO Paradise Indonesia, tampak optimis.
“Posisi kas kami kuat, dan struktur permodalan kami terjaga konservatif. Dengan Net DER yang rendah, hanya 0,21x, dan recurring income yang solid, kami merasa punya pondasi yang aman untuk bertumbuh. Ke depan, tentu kami akan terus mengembangkan proyek-proyek ikonik yang memberi nilai tambah bagi semua pihak,” jelas Anthony.
Pencapaian tahun ini bukanlah suatu kebetulan. Jika dilihat lagi, ini adalah bukti konsistensi INPP yang telah mencatatkan pertumbuhan pendapatan selama lima tahun berturut-turut. Di tengang dinamika ekonomi yang kerap tak menentu, kemampuan menjaga ritme seperti ini patut diacungi jempol.
Artikel Terkait
Ketegangan AS-Iran Dongkrak Dolar, Pasar Waspadai Inflasi dan Suku Bunga
IEA Peringatkan Kerusakan Aset Energi di Timur Tengah Picu Krisis Global
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram Pasca-Lebaran, Galeri24 dan UBS Stabil
Harga Emas Antam Turun Rp50 Ribu per Gram, Galeri24 dan UBS Stabil