PT Bahtera Bumi Raya Tbk, atau PGJO, sedang bersiap untuk babak baru. Perusahaan ini baru saja mengumumkan rencana untuk melepas anak usahanya di bidang pariwisata. Ini bukan sekadar jual-beli saham biasa, melainkan bagian dari perubahan haluan bisnis yang cukup drastis. Mereka kini serius beralih ke sektor logistik dan tambang.
Rencananya, seluruh saham PT Pigijo Travelindo Sakti (PTS) akan dijual kepada Steffen dan Hevy Yafanny. Masing-masing akan mendapatkan 10.000 lembar saham biasa. Pengumuman resmi ini disampaikan ke publik pada Selasa, 17 Maret 2026.
Untuk saat ini, kepemilikan PGJO di PTS terbilang dominan, mencapai 99,995 persen. Sisanya, hanya 0,005 persen, dipegang oleh Adi Putera Widjaja.
Manajemen PGJO berusaha menenangkan para investor. Mereka menegaskan bahwa langkah divestasi ini tidak akan mengguncang perusahaan. Operasional sehari-hari, kondisi keuangan, sampai aspek hukum dan kelangsungan usaha, semuanya dipastikan tetap aman dan tidak terganggu.
PTS sendiri dulu didirikan pada Februari 2022. Kehadirannya waktu itu punya misi jelas: mendukung ekspansi PGJO di dunia pariwisata.
Artikel Terkait
BEI Perpanjang Penundaan Transaksi Short Selling hingga September 2026
Wall Street Menguat di Tengah Harapan Pembukaan Kembali Selat Hormuz
Program Mudik Gratis Pemerintah Berangkatkan 500 Pemudik dari Jakarta
BEI Tetapkan Libur Perdagangan 5 Hari Berturut-turut Maret 2026 untuk Nyepi dan Idulfitri