Suasana sudah mulai ramai di beberapa titik Jakarta pagi ini. Ribuan pemudik bersiap untuk pulang kampung, memanfaatkan program Mudik Gratis yang digelar pemerintah. Tahun ini, fokusnya jelas: memastikan perjalanan mereka lancar, aman, dan nyaman sampai ke rumah masing-masing.
Dwina Septiani Wijaya, Direktur Utama Peruri, turut menyampaikan harapannya. Ia berharap semua peserta bisa tiba dengan selamat di tengah keluarga.
“Selamat mudik kepada seluruh peserta. Semoga perjalanan menuju kampung halaman berjalan lancar, aman, dan penuh kebahagiaan. Semoga masyarakat dapat berkumpul dengan keluarga tercinta di momen Idulfitri,”
ujar Dwina, Selasa (17/3/2026).
Rencananya, sekitar 500 orang akan diberangkatkan menggunakan 13 bus. Tujuannya ke tiga kota utama di Jawa Tengah dan Yogyakarta: Semarang, Yogyakarta, dan Solo. Pemberangkatan dilakukan dari beberapa lokasi, seperti Kantor Peruri di Jakarta, fasilitas produksinya di Karawang, dan tentu saja dari Gelora Bung Karno.
Nah, untuk yang berangkat dari GBK, ada acara pelepasan khusus. Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, dan Kepala BP BUMN, Dony Oskaria, hadir memberikan sambutan sebelum bus-bus itu melaju.
Soal fasilitas, para pemudik dapat dukungan dasar untuk perjalanan. Mulai dari makanan ringan, obat-obatan, sampai asuransi jiwa. Cukup untuk memberi rasa tenang selama di jalan.
Ponco Kurniawan, salah satu peserta yang tujuannya Solo, mengaku sangat terbantu.
“Alhamdulillah saya sangat senang bisa mudik bersama keluarga. Ini pertama kalinya saya mengikuti program seperti ini, dan sangat membantu, terutama bagi kami yang kesulitan mendapatkan tiket perjalanan,”
ungkapnya.
Acara pelepasan resmi sendiri digelar di Ring Road GBK. Sekitar pukul 08.00 WIB, bus pertama mulai bergerak, menandai dimulainya gelombang mudik tahun ini. Selain Menko Agus Harimurti Yudhoyono, hadir juga Panglima TNI Mayjen Suhardi dan Kapolri Irjen Pol. Agus Suryonugroho, plus sejumlah pejabat lain.
Dalam sambutannya, Menko Agus menekankan bahwa program ini adalah upaya kolektif. Tujuannya untuk mengurangi kepadatan lalu lintas, khususnya dari pengendara sepeda motor.
"Jika kita bisa memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat, tentu ini menunjukkan negara dan pemerintah selalu hadir untuk mereka,"
tegasnya.
Jadi, itulah suasana awal mudik tahun ini. Semoga perjalanan semua pemudik benar-benar lancar sampai tujuan.
Artikel Terkait
Laba Bersih PTBA Melonjak 104,8 Persen di Kuartal I-2026 Meski Pendapatan Stagnan
Paradise Indonesia (INPP) Cetak Laba Rp44 Miliar di Kuartal I-2026, Segmen Komersial Jadi Motor Pertumbuhan
Wall Street Beragam di Tengah Reli Bulanan, S&P 500 dan Nasdaq Catat Kenaikan Terbaik Sejak 2020
Wall Street Berakhir Campur Aduk, S&P 500 Catat Kenaikan Bulanan Terbesar Sejak 2020