Perusahaan tambang Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) memutuskan untuk menghentikan program buyback sahamnya lebih cepat dari jadwal. Padahal, rencana awalnya program ini akan berjalan hingga Mei 2026. Ternyata, hanya dalam waktu sekitar lima minggu, aksi korporasi ini sudah menyerap lebih dari 10 juta lembar saham dari bursa.
Robertus Maylando Siahaya, Sekretaris Perusahaan Petrindo, menjelaskan keputusan ini. Menurutnya, pengakhiran buyback yang dipercepat itu dilakukan pada sesi kedua perdagangan tanggal 11 Maret 2026.
Ucap Robertus dalam keterangan resmi yang dirilis Rabu lalu. Jadi, kondisi pasar yang sudah mulai tenang jadi alasan utama di balik keputusan ini.
Sebelumnya, awal Februari 2026, perseroan memang sudah mengumumkan niatnya melakukan buyback. Langkah itu diambil menyikapi fluktuasi pasar yang cukup tajam, dengan dasar aturan POJK dan surat dari OJK. Dana yang disiapkan pun tidak main-main, mencapai Rp750 miliar, dengan BNI Sekuritas sebagai pelaksananya.
Artikel Terkait
DSSA Setujui Stock Split 1:25, Harga Saham Bakal Turun ke Rp3.750
DSSA Lakukan Stock Split 1:25 untuk Perluas Basis Investor
DSSA Lakukan Stock Split 1:25, Saham Targetkan Lebih Terjangkau Investor Retail
GoTo Pangkas Kerugian Bersih Drastis Jadi Rp1,2 Triliun di 2025