Dampaknya ternyata lebih luas dari sekadar fisik jalan. Proyek raksasa ini telah menyerap sekitar 600 tenaga kerja lokal. Belum lagi keterlibatan mitra kerja dan subkontraktor di sekitar wilayah. Penggunaan material konstruksi dalam skala besar juga turut menggerakkan roda perekonomian dan rantai pasok sektor konstruksi di daerah.
Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo, memberikan pernyataan resmi mengenai pencapaian ini.
“Pencapaian yang melampaui target ini adalah bukti nyata komitmen kami. PTPP terus berkomitmen menghadirkan kualitas konstruksi terbaik serta memastikan proyek strategis nasional di Ibu Kota Nusantara dapat berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat bagi pengembangan kawasan serta konektivitas di masa depan,” tegas Joko, Selasa (10/3/2026).
Dengan capaian ini, optimisme pun mengemuka. PTPP yakin pembangunan Jalan Kawasan West Residence akan segera rampung dan langsung berfungsi mendukung mobilitas di kawasan inti IKN. Di sisi lain, kesuksesan ini juga memperkuat posisi mereka sebagai salah satu kontraktor kunci dalam episentrum pembangunan ibu kota baru Indonesia. Sebuah prestasi yang patut dicatat.
Artikel Terkait
Laba Bersih ADMR Anjlok 38% pada 2025 Meski Ekuitas Menguat
IHSG Naik 1,41%, Saham Bank Artha Graha (INPC) Melonjak 32,67%
IHSG Melonjak 1,41% ke 7.440,91 Didorong Aksi Beli Luas
FITT Batalkan Akuisisi Poseidon Shipping Usai Pertimbangan Jangka Panjang