Donald Trump kembali mengeluarkan ancaman pedas, kali ini sasarannya adalah Iran. Bukan ancaman biasa, melainkan ancaman yang ditujukan langsung kepada pemimpin tertinggi baru mereka, Mojtaba Khamenei. Intinya sederhana namun keras: penuhi tuntutan Washington, atau hadapi konsekuensinya.
Menurut laporan eksklusif The Wall Street Journal yang terbit Senin lalu, ancaman itu dilontarkan Trump secara tertutup kepada para asistennya. Beberapa sumber, baik yang masih aktif maupun mantan pejabat AS, mengonfirmasi hal itu. Tuntutannya sendiri disebut-sebut mencakup banyak hal, dengan pembubaran program nuklir Iran sebagai poin utama.
Namun begitu, Gedung Putih memilih diam. Mereka menolak berkomentar soal kebenaran laporan tersebut.
Gebrakan Trump ini sebenarnya bukan datang tiba-tiba. Beberapa waktu sebelumnya, dia sudah terang-terangan menyoroti penunjukan Mojtaba. Dalam sebuah wawancara dengan The New York Post, mantan presiden itu menyebut pengangkatan itu sebagai "kesalahan besar".
Artikel Terkait
Nadiem Jadi Saksi Mahkota, Bantah Terkait Keuntungan Rp809 Miliar dari Proyek Chromebook
Durian Asia Tenggara: Dari Musang King hingga Petruk, Ragam Raja Buah yang Mendunia
BULOG Pastikan Stok Beras dan Minyak Goreng Aman hingga Akhir Tahun
Desa Adat Pallawa: Menyaksikan Transformasi dari Tradisi Kelam ke Warisan Budaya Toraja