Sejak siang, suasana di sekitar Balai Kota Jakarta sudah ramai. Warga berduyun-duyun memadati bazar Prime Ramadan yang digelar Perumda Pasar Jaya. Mereka datang untuk berburu berbagai kebutuhan, mulai dari kuliner, produk kreatif, hingga sembako dengan harga yang cukup terjangkau.
Pantauan di lokasi pada Selasa (10/3/2026) menunjukkan, stan-stan bazar itu dipenuhi pengunjung. Tampak banyak orang sibuk memilih aneka takjil, kurma, hingga busana muslim. Harganya? Jelas lebih miring ketimbang di toko atau pasar biasa. Itu yang bikin banyak orang tertarik.
Lulu, seorang karyawan BUMN berusia 28 tahun, mengaku sengaja datang setelah lihat info bazar ini di media sosial.
"Bagus, kita nggak susah cari makanan di tempat lain. Makanannya juga beragam, terutama takjil sama kurma. Jadi nggak harus ke pasar, di sini sudah ada. Jadi memudahkan kita," ujar Lulu.
Dia membeli beberapa barang, termasuk mukena. Menurutnya, harganya lebih hemat. "Aku beli mukena dua. Satu Rp 180 ribu, satu lagi Rp 280 ribu. Kalau di tokonya bisa Rp 300 ribuan, tapi di sini lebih murah," katanya.
Namun begitu, Lulu merasa ada yang kurang. Waktu penyelenggaraan bazar dinilainya terlalu singkat. "Iya jujur kurang puas ya. Soalnya bazarnya luas, jadi harusnya paling nggak tiga hari lah diadain," ucapnya berharap acara bisa lebih lama.
Di sisi lain, bagi Zahra (25), bazar ini adalah tempat yang pas untuk cuci mata sekaligus belanja kebutuhan Lebaran. Dia juga bisa mencicipi jajanan yang sedang viral.
Artikel Terkait
Banjir dan Longsor Landa Bogor, 15 Rumah Terendam
Rem Blong Truk Picu Kecelakaan Beruntun 7 Kendaraan di JORR
Wakil Ketua MPR Desak Deteksi Dini Kesehatan Mental di Sekolah, Angka Remaja Berisiko Capai 34,9%
Longsor Sampah 50 Meter di Bantargebang Tewaskan 4 Orang, 5 Masih Hilang