FITT Batalkan Akuisisi Poseidon Shipping Usai Pertimbangan Jangka Panjang

- Selasa, 10 Maret 2026 | 15:50 WIB
FITT Batalkan Akuisisi Poseidon Shipping Usai Pertimbangan Jangka Panjang

Rencana akuisisi PT Hotel Fitra International Tbk (FITT) terhadap PT Poseidon Shipping Indonesia (PSI) akhirnya batal. Keputusan ini diambil setelah perusahaan mempertimbangkan ulang dampak jangka panjang transaksi tersebut.

Padahal, niat untuk membeli saham PSI yang dimiliki PT Anaga Group Indonesia (AGI) itu sudah dituangkan dalam perjanjian resmi. Perjanjian Jual Beli Saham Bersyarat (PPJB) itu sendiri ditandatangani awal Februari lalu, tepatnya tanggal 3 Februari 2026.

Namun begitu, perkembangan terbaru membuat manajemen FITT memutar haluan. Mereka memilih menghentikan seluruh prosesnya.

“Perseroan memutuskan untuk tidak melanjutkan rencana pembelian saham milik AGI pada PSI setelah mempertimbangkan manfaat dari pembelian saham tersebut terhadap going concern perseroan,”

Begitu penjelasan resmi yang dirilis ke publik pada Selasa (10/3/2026). Saat ini, kedua belah pihak dikabarkan sedang menyelesaikan urusan administrasi untuk mengakhiri PPJB tadi.

Yang penting, FITT menegaskan bahwa pembatalan ini tak akan mengguncang operasional mereka. Bisnis harian perusahaan dipastikan tetap berjalan seperti biasa, tanpa gangguan material.

Latar belakangnya, FITT sendiri belum lama ini mengalami perubahan kepemilikan. Jinlong Resources resmi menjadi pengendali baru setelah proses akuisisi rampung pada 12 Desember 2025 silam.

Mereka mengambil alih sekitar 627 juta saham FITT. Saham-saham itu sebelumnya dipegang oleh PT Gloria Inti Nusantara, Hendra Sutanto, dan Richard Suwandi Lie. Secara persentase, porsi yang diakuisisi Jinlong Resources mencapai 48,07% dari total modal perseroan.

Perubahan di tingkat pemegang saham ini tentu saja membawa angin segar dan mungkin pertimbangan strategis baru. Keputusan membatalkan akuisisi Poseidon Shipping bisa jadi bagian dari penyesuaian arah itu.

Editor: Hendra Wijaya

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar