Lalu, apa saja yang sedang dibangun di tengah hamparan hijau Lido itu? Salah satu yang paling menonjol adalah Trump International Resort Lido. Proyek ini mencakup lapangan golf championship, hotel mewah, dan tentu saja, kawasan hunian premium. Lapangan golfnya sendiri sudah beroperasi penuh, dirancang oleh legenda Ernie Els, dilengkapi dengan country club dan clubhouse yang eksklusif.
Tak jauh dari sana, Trump Residences Lido juga sedang naik. Rencananya, akan ada 758 unit hunian plus 180 unit kondominium premium yang menghadap ke area golf.
Tapi MNC Tourism tak cuma mengandalkan golf dan resort. Mereka sedang membangun sebuah taman hiburan bertaraf internasional yang diklaim akan menjadi salah satu theme park terbesar di Indonesia. Bayangkan enam zona tematik lengkap dengan wahana seru, pertunjukan, restoran, dan area belanja semua dalam satu lokasi.
Nuansa Hollywood juga akan terasa kuat di Lido. Perusahaan mengembangkan Movieland, kompleks produksi film independen pertama di Indonesia yang punya fasilitas terpadu, dari shooting hingga pascaproduksi. Buat penggemar musik, ada venue konser outdoor raksasa, LMAC Music ForAll Fest, yang katanya bisa menampung 50 ribu penonton.
Meski fokusnya sekarang di Lido, MNC Tourism ternyata masih menggarap proyek lain. Mereka punya resort terpadu di Bali dan hotel-hotel premium di Jakarta serta Surabaya. Beberapa nama seperti Park Hyatt Jakarta dan Oakwood Surabaya sudah masuk dalam portofolio mereka.
Edi berharap, semua aset hospitality ini bisa memberikan kontribusi pendapatan yang berulang dan stabil. Kuncinya ada pada okupansi yang tinggi dan permintaan pasar yang tak pernah benar-benar padam. Lido City, dengan segala kemegahannya, adalah taruhan besar untuk masa depan.
Artikel Terkait
IHSG Menguat 1,76%, Saham KOKA dan RODA Pacu Kenaikan
IHSG Bangkit 1,76% ke 7.710, Meski Nilai Transaksi Menyusut Tajam
BUMI Pertahankan Produksi Batu Bara 73-75 Juta Ton pada 2025
Pemerintah Diimbai Siapkan Ruang Fiskal Lebih Besar Antisipasi Dampak Krisis Global