Di tengah keramaian acara buka puasa di Istana, Kamis lalu, Jimly Asshiddique mengonfirmasi satu hal: tugas Komisi Percepatan Reformasi Polri yang dipimpinnya sudah beres. Laporan beserta sederet rekomendasinya kini tinggal menunggu waktu yang pas untuk diserahkan langsung ke tangan Presiden Prabowo Subianto.
“Nanti saya mau bisik-bisik, minta waktu (Presiden Prabowo),” ujar Jimly, sambil tersenyum.
Rupanya, penyampaian laporan itu masih terkendala jadwal sang presiden. Jimly menegaskan, ada beberapa poin krusial dalam laporan mereka yang memang membutuhkan keputusan dari level tertinggi. Komisi tidak bisa serta-merta memutuskannya sendiri.
“Sudah, sudah minta. Tapi karena kesibukan beliau, apalagi ini kan ada perang. Jadi, tadinya sebelum pergi ke Amerika, tapi ternyata nggak bisa, janjinya sesudah pulang dari Amerika. Eh, ternyata ada perang,” paparnya dengan nada sedikit menghela napas.
Artikel Terkait
Kapolda Riau Tawarkan Solusi Waste-to-Energy Atasi Darurat Sampah di TPA Muara Fajar
Korlantas dan Gubernur Bali Koordinasi Pengamanan Operasi Ketupat, Nyepi, dan Kemala Run
Menteri Tito Desak Optimalkan Huntara dan Data Terpadu untuk Penanganan Pengungsi Sumatera
Politisi Apresiasi Hakim Batam yang Vonis 5 Tahun untuk ABK Kasus Sabu 2 Ton