Semua ini berawal dari eskalasi konflik yang meledak akhir pekan lalu. Perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel pecah setelah kedua negara itu menyerang Iran dan dikabarkan menewaskan Pemimpin Tertinggi mereka, Ayatollah Ali Khamenei.
Iran pun membalas.
Teheran melancarkan serangan balasan ke Israel dan pangkalan-pangkalan AS di Timur Tengah. Mereka juga menyasar fasilitas energi di sekitar Teluk, yang semakin menambah kepanikan investor. Ketakutan akan konflik yang berkepanjangan akhirnya tercermin jelas di layar monitor perdagangan.
Artikel Terkait
OJK dan Bareskrim Geledah Mirae Asset Terkait Dugaan Manipulasi IPO dan Saham BEBS
IHSG Anjlok 4,57%, Saham Ifishdeco (IFSH) Melonjak 25%
Data KSEI Ungkap Pemerintah Norwegia Miliki Saham 24 Emiten di BEI
IHSG Anjlok 4,6% Dihajar Ketegangan Timur Tengah dan Revisi Outlook Fitch