Remaja Tewas Tertembak Polisi Usai Aksi Perang-perangan di Makassar

- Rabu, 04 Maret 2026 | 19:45 WIB
Remaja Tewas Tertembak Polisi Usai Aksi Perang-perangan di Makassar

Minggu pagi yang seharusnya tenang di Jalan Toddopuli Raya, Makassar, berubah jadi mencekam. Sekitar pukul tujuh, aksi sekelompok remaja yang sedang "perang-perangan" dengan senjata tajam memicu kepanikan. Warga sekitar resah. Mereka melaporkan gangguan itu ke polisi, menyebut para remaja itu tak hanya bermain di jalan, tapi juga sampai mencegat dan menendang pengendara yang lewat.

Kapolrestabes Makassar, Kombes Arya Perdana, membenarkan laporan itu. Menurutnya, aksi yang dilakukan remaja tersebut, termasuk korban bernama Bertrand Eka Prasetyo Radiman (18), dinilai sangat meresahkan.

"Tindakannya ini sangat meresahkan warga masyarakat," ungkap Arya, Rabu (4/3/2026).

Mendapat laporan, Iptu N pun bergerak ke lokasi. Begitu tiba, situasinya sudah panas. Bertrand disebutkan sedang melakukan tindakan keras terhadap seorang pengendara motor. Iptu N turun dari mobil, langsung berusaha menangkapnya sambil melepaskan tembakan peringatan ke udara.

Namun begitu, upaya penangkapan itu berakhir tragis. Saat digiring, Bertrand meronta-ronta berusaha kabur. Dalam kericuhan itu, pistol di tangan Iptu N meletus. Peluru mengenai bagian belakang tubuh remaja 18 tahun itu.

Bertrand segera dilarikan. Pertama ke RS Grestelina, lalu dirujuk ke RS Bhayangkara Makassar karena keterbatasan alat. Sayangnya, semua upaya itu sia-sia.

"Ketika sudah di Rumah Sakit Bhayangkara, ternyata Bertrand sudah meninggal dunia," jelas Arya Perdana.

LBH Makassar: Ini Bukan Insiden Tunggal

Editor: Melati Kusuma


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar