Sido Muncul Catat Laba Bersih Rp1,23 Triliun di 2025 Didorong Ekspor yang Melonjak 31%

- Senin, 02 Maret 2026 | 14:15 WIB
Sido Muncul Catat Laba Bersih Rp1,23 Triliun di 2025 Didorong Ekspor yang Melonjak 31%

Namun begitu, laporan neraca mereka menunjukkan beberapa pergeseran. Posisi kas dan setara kas anjlok 46% menjadi Rp463 miliar, jauh dari angka Rp855 miliar di akhir 2024. Menurut manajemen, penurunan likuiditas ini bukan tanpa alasan, melainkan bagian dari alokasi modal yang disengaja dan strategis. Imbasnya, total aset perseroan turun 6,5% ke level Rp3,68 triliun.

Di sisi lain, beberapa pos justru membesar. Piutang usaha melonjak 18,6% menjadi Rp1,03 triliun, dan persediaan naik 8% ke angka Rp466 miliar. Liabilitas perusahaan juga terdongkrak 24% menjadi Rp561 miliar, terutama karena kenaikan utang usaha dan utang pajak. Sementara ekuitas turun 10,5%, yang utamanya disebabkan oleh pembayaran dividen yang cukup besar.

Nah, soal dividen ini, Sido Muncul memang tak main-main. Sepanjang 2025, mereka membagikan dividen hingga Rp1,28 triliun kepada pemegang saham. Tak hanya itu, perusahaan juga melakukan pembelian kembali saham (buyback) senilai Rp300 miliar. Langkah buyback ini kerap diartikan sebagai bentuk keyakinan internal terhadap prospek jangka panjang saham mereka.

Ke depan, di tahun 2026, fokus Sido Muncul tetap pada pertumbuhan berkelanjutan. Mereka berencana memperkuat pangsa pasar lewat inovasi produk, meningkatkan efisiensi rantai pasok, dan memperluas jangkauan distribusi digital. Ekspansi pasar ekspor juga akan terus digenjot untuk memberikan nilai tambah yang lebih besar. Semua langkah itu diambil dengan satu tujuan: menjaga momentum positif di tengah ketidakpastian.

(Rahmat Fiansyah)

Editor: Yuliana Sari


Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar