Kemendikdasmen Cairkan Rp 411,4 Miliar untuk Revitalisasi 1.741 Sekolah Pascabencana di Sumatra

- Senin, 02 Maret 2026 | 17:10 WIB
Kemendikdasmen Cairkan Rp 411,4 Miliar untuk Revitalisasi 1.741 Sekolah Pascabencana di Sumatra

Pemulihan sekolah pascabencana di Sumatra mulai bergerak cepat. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melaporkan, sudah ada 1.741 satuan pendidikan yang meneken Perjanjian Kerja Sama (PKS) untuk program revitalisasi. Angka ini terus bertambah.

Nilai total kerja sama itu tak main-main, mencapai Rp 1,254 triliun. Menurut data terbaru Seknas SPAB per 27 Februari 2026, dari jumlah fantastis itu, sekitar Rp 411,4 miliar telah dicairkan dan siap dipakai di lapangan.

Gogot Suharwoto, Dirjen PAUD, Dikdas, dan Dikmen, menekankan bahwa ini adalah prioritas. Baginya, situasi darurat bukan alasan untuk mengabaikan hak belajar anak-anak.

"Setiap anak berhak kembali belajar dalam kondisi aman dan nyaman. Karena itu, percepatan pencairan anggaran dan penyempurnaan mekanisme penyaluran bantuan menjadi langkah konkret agar ruang-ruang belajar yang terdampak bencana dapat segera dipulihkan dan pembelajaran berjalan kembali,"

Begitu penegasan Gogot dalam rilis tertulisnya, Senin (2/3) lalu.

Memang, prosesnya sempat tersendat. Ternyata, ada penyesuaian teknis lewat adendum PKS untuk menambah kebutuhan mebelair dalam paket revitalisasi. Tapi, hal itu kini sudah beres.

Nah, untuk pekan depan, targetnya ada tambahan 248 sekolah lagi yang ikut menandatangani PKS. Sementara itu, bagi yang sudah lebih dulu menyelesaikan administrasi, pencairan dananya tetap jalan terus tanpa hambatan.

Di sisi lain, Kemendikdasmen lewat Puslapdik juga membuka kran lain. Mereka membuka blokir anggaran bantuan pemerintah (Banpem) senilai Rp21,6 miliar. Targetnya, proses ini tuntas juga pekan depan, sehingga dana segar bisa langsung mengalir mendukung kebutuhan mendesak di masa transisi ini.

Lalu bagaimana dengan nasib guru-guru di daerah terdampak? Untuk bantuan guru, aliran dana sudah berjalan. Sekitar Rp220 miliar telah sampai ke tangan 36 ribu guru. Saat ini, verifikasi masih dilakukan untuk 23 ribu guru lainnya yang masuk dalam daftar penerima.

Buat masyarakat yang ingin memantau perkembangan terbaru, informasi seputar sekolah terdampak banjir dan longsor bisa diakses melalui laman resmi Kemendikdasmen.

Editor: Handoko Prasetyo

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar