Bantuan hidup terus mengalir untuk para penyintas bencana di Sumatera. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana masih aktif menyalurkan jaminan hidup atau jadup, sebagai upaya menopang perekonomian warga di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Data terbaru per 27 Februari menunjukkan, bantuan sebesar Rp 15 ribu per orang per hari itu sudah menjangkau 175.211 jiwa. Mereka tersebar di 37 daerah yang terdampak. Total dana yang digelontorkan Kementerian Sosial untuk program ini sangat besar, mencapai Rp 236,5 miliar lebih. Bantuan ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan.
Kalau dirinci, Aceh mendapat porsi terbesar. Dana sekitar Rp 149,4 miliar dialokasikan untuk 110.714 penyintas di 11 kabupaten dan kota. Untuk Sumut, anggaran Rp 69,2 miliar disiapkan bagi 51.301 jiwa di 15 wilayah. Sementara Sumatera Barat menerima Rp 17,8 miliar guna membantu 13.196 orang di 11 daerah.
Namun begitu, jadup ini hanya satu bagian dari skema bantuan yang disiapkan pemerintah. Sebelumnya, Ketua Satgas PRR, Tito Karnavian, telah menjelaskan adanya sejumlah program lain.
Artikel Terkait
Gubernur DKI Tawarkan Koneksi JPO Sarinah ke Dalam Gedung, Terganjal Status Cagar Budaya
Luna Alhamdy Ungkap Sakit Hati atas Virgoun yang Cepat Move On dan Menikah
Iran Akui Situs Nuklir Natanz Diserang AS dan Israel
Iran Klaim Serang Kapal Induk AS, CENTCOM Bantah dan Konfirmasi Korban Jiwa