Satgas PRR Salurkan Bantuan Hidup Rp 236,5 Miliar untuk 175 Ribu Penyintas di Tiga Provinsi

- Senin, 02 Maret 2026 | 17:05 WIB
Satgas PRR Salurkan Bantuan Hidup Rp 236,5 Miliar untuk 175 Ribu Penyintas di Tiga Provinsi

Bantuan hidup terus mengalir untuk para penyintas bencana di Sumatera. Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) pascabencana masih aktif menyalurkan jaminan hidup atau jadup, sebagai upaya menopang perekonomian warga di tiga provinsi: Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Data terbaru per 27 Februari menunjukkan, bantuan sebesar Rp 15 ribu per orang per hari itu sudah menjangkau 175.211 jiwa. Mereka tersebar di 37 daerah yang terdampak. Total dana yang digelontorkan Kementerian Sosial untuk program ini sangat besar, mencapai Rp 236,5 miliar lebih. Bantuan ini direncanakan berlangsung selama tiga bulan.

Kalau dirinci, Aceh mendapat porsi terbesar. Dana sekitar Rp 149,4 miliar dialokasikan untuk 110.714 penyintas di 11 kabupaten dan kota. Untuk Sumut, anggaran Rp 69,2 miliar disiapkan bagi 51.301 jiwa di 15 wilayah. Sementara Sumatera Barat menerima Rp 17,8 miliar guna membantu 13.196 orang di 11 daerah.

Namun begitu, jadup ini hanya satu bagian dari skema bantuan yang disiapkan pemerintah. Sebelumnya, Ketua Satgas PRR, Tito Karnavian, telah menjelaskan adanya sejumlah program lain.

“Bantuan perbaikan rumah disalurkan melalui BNPB dengan kategori rusak ringan Rp 15 juta, rusak sedang Rp 30 juta, dan rusak berat Rp 60 juta,”

kata Tito dalam keterangan tertulis yang dirilis Senin (2/3). Pernyataan itu ia sampaikan dalam rapat perkembangan di Kantor Kemendagri, Jakarta, pekan sebelumnya.

Di sisi lain, ada juga bantuan pembiayaan hidup lain. Sebut saja stimulus ekonomi senilai Rp 5 juta, plus bantuan perabotan rumah tangga seharga Rp 3 juta untuk korban bencana. Jadup Rp 15 ribu per hari itu melengkapi paket tersebut.

Tito berharap semua bantuan bisa secepatnya diterima. Terutama agar beban penyintas tidak terlalu berat menyambut Ramadan nanti. Ia pun mendorong Pemda dan BPS untuk mempercepat validasi data. Tujuannya jelas: penyaluran bantuan lancar dan pemulihan kehidupan bisa segera terasa di tingkat warga.

Editor: Novita Rachma

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar