Kinerja Perusahaan yang Mengalami Perbaikan
Di tengah suasana duka, laporan keuangan CYBR justru menunjukkan pergerakan yang cukup menggembirakan. Hingga akhir kuartal ketiga tahun 2025, perseroan berhasil membalikkan performanya dengan membukukan laba bersih sebesar Rp11,5 miliar. Angka ini merupakan lompatan signifikan dari kondisi periode yang sama tahun sebelumnya, yang masih mencatatkan rugi bersih Rp42,0 miliar.
Secara persentase, pencapaian ini merepresentasikan pertumbuhan luar biasa sebesar 1.247 persen secara tahunan. Adapun laba bersih per saham (EPS) yang berhasil dicatatkan adalah sebesar Rp1,72. Pemulihan kinerja ini memberikan sinyal positif bagi prospek perusahaan ke depannya.
Dukungan dari Proyek Strategis Jangka Panjang
Fundamental yang membaik tersebut juga didukung oleh perolehan kontrak strategis bernilai tinggi. Sebelumnya, CYBR berhasil mengamankan kontrak senilai USD60 juta untuk menyelenggarakan pelatihan di bidang keamanan siber dan kecerdasan buatan. Mitra dalam kerja sama ini adalah PT Republik Technetronic Nusantara, sebuah penyedia layanan untuk Kementerian Pertahanan.
Kontrak jangka panjang ini akan dilaksanakan oleh anak usaha CYBR, yaitu PT ITSEC Cyber Academy, dengan masa pelaksanaan program direncanakan selama empat tahun. Keberhasilan meraih proyek pemerintah semacam ini tidak hanya memberikan kontribusi finansial yang substansial, tetapi juga memperkuat kredibilitas perusahaan di pasar keamanan digital.
Artikel Terkait
IHSG Anjlok 55,78 Poin, Sentimen Negatif Dominasi Pasar Saham
OJK Klaim Transparansi Pasar Modal Indonesia Lampaui Standar Global
IHSG Anjlok 0,77% di Awal Pekan, Mayoritas Saham Terpuruk
IHSG Anjlok 0,77% ke Level 6.972, Mayoritas Saham Tertekan