Di tengah Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Presiden Prabowo Subianto menyuarakan gagasan yang cukup menarik perhatian. Ia ingin melihat atap-atap rumah di Indonesia tampil lebih indah dan ramah lingkungan. Caranya? Dengan mengganti bahan atap seng yang masih banyak dipakai, beralih ke genteng tanah.
Menurut Prabowo, pemakaian seng punya beberapa kelemahan yang nyata. Material itu cepat berkarat, jadi kurang awet. Selain itu, seng juga bikin suasana di dalam rumah terasa lebih panas. "Seng ini panas untuk penghuni, seng ini juga berkarat," ujarnya.
Dia kemudian melanjutkan dengan nada sedikit bertanya-tanya, "Jadi tidak mungkin Indonesia indah kalau semua genteng dari seng. Maaf saya tidak tahu ini dari dulu industri aluminium dari mana ya, maaf bikin yang lain-lain deh."
Artikel Terkait
Wall Street Lesu, Emas Bangkit, dan Bayang-Bayang Politik Mengintai The Fed
Pandu Sjahrir Soroti Transisi Pasar Modal Usai Diskusi dengan MSCI
DGWG Cetak Rekor Penjualan, Pupuk dan Pestisida Melonjak di Akhir 2025
Demutualisasi BEI Mandek, OJK Masih Menunggu Payung Hukum dari Pemerintah