Meski terdengar cukup dramatis, OJK berusaha menenangkan situasi. Mereka menegaskan bahwa proses ini sama sekali tidak akan mengganggu operasional harian. Tugas mengawasi dan menjaga stabilitas sektor jasa keuangan nasional, klaim OJK, tetap akan berjalan seperti biasa.
Nah, untuk mengisi kekosongan sementara, tugas dari ketiga jabatan itu akan dijalankan sesuai mekanisme yang sudah ditetapkan. Tujuannya jelas: memastikan semua kebijakan, pengawasan, dan layanan kepada masyarakat maupun industri tidak terputus.
Di tengah gejolak ini, OJK kembali menekankan komitmennya. Lembaga pengawas itu berjanji akan menjaga kepercayaan publik dengan prinsip tata kelola yang baik, transparan, dan akuntabel. Mereka ingin semua pihak yakin bahwa roda organisasi tetap berputar dengan lancar.
(Dhera Arizona)
Artikel Terkait
Trump Tunjuk Calon Hawkish, Wall Street Langsung Berdarah
Gelombang Mundur di OJK, Empat Pucuk Pimpinan Serahkan Surat Pengunduran Diri
Mirza Adityaswara Lengser, Kursi Pucuk Pimpinan OJK Mendadak Kosong
Indonesia Jadi Magnet Investor Global di Tengah Badai Utang Negara Maju