Suasana malam di Jalan Cisadane, Cikini, Jakarta Pusat, akhirnya kembali tenang. Kebakaran yang menghanguskan sebuah rumah tinggal pada Kamis (29/1) malam itu kini telah berhasil dipadamkan. Meski begitu, bau hangus masih menyengat di udara.
Penyebab pastinya masih jadi tanda tanya. Tim penyelidik masih bekerja di lokasi untuk mengumpulkan titik terang. "Kalau kebakarannya cuma satu lokasi satu rumah ini," ujar Babinsa Kelurahan Cikini, Sersan Kepala Mayor Margiono, di tengah kerumunan warga yang masih berhimpun.
Namun begitu, dampaknya ternyata lebih luas. "Tapi ya dampaknya ini untuk listrik semuanya nih," tambah Margiono, menjelaskan gangguan yang dirasakan warga sekitar.
Saksi mata, Sari (54), menggambarkan kejadian itu bermula sekitar pukul 18.30 WIB. Ia melihat api muncul tiba-tiba dari bagian atas rumah tetangganya itu. Api langsung membesar dengan cepat, menghilangkan segala keraguan bahwa itu hanya percikan biasa.
"Saya habis nyalain lampu sini nih, setengah tujuh, itu ada percikan api," kenangnya.
"Cuman api itu dari atas, aku pikir orang nyabun, kok lama-lama membesar gitu. Begitu aja kejadiannya cepat api itu," tutur Sari, masih terlihat syok.
Untungnya, insiden mencekam ini tidak memakan korban jiwa. Tak ada pula luka-luka yang dilaporkan. Upaya pemadaman sendiri terbilang masif; petugas mengerahkan tidak tanggung-tanggung, total 22 unit Damkar dikerahkan ke lokasi untuk mengatasi si jago merah yang berkobar tadi malam.
Artikel Terkait
BMKG: Makassar Berawan Seharian Jumat 1 Mei 2026, Waspada Potensi Hujan Ringan Siang-Sore
Mahfud MD: UU Peradilan Militer Belum Diubah Jadi Hambatan Kasus Andrie Yunus Dibawa ke Pengadilan Umum
Menteri PPPA Minta Maaf Atas Pernyataan soal Gerbong Khusus Perempuan Usai Kecelakaan Kereta di Bekasi
Kebakaran di Wajo Hanguskan Tiga Rumah dan Dua Motor, Kerugian Capai Miliaran Rupiah