Emas Rp 3 Juta per Gram: Prediksi Analis Mulai Terbukti di Pasaran

- Senin, 26 Januari 2026 | 03:18 WIB
Emas Rp 3 Juta per Gram: Prediksi Analis Mulai Terbukti di Pasaran

Sementara itu, dari sudut pandang lain, pengamat mata uang dan komoditas Ibrahim Assuaibi justru punya timeline yang lebih dekat. Ia memproyeksi harga Rp 3 juta per gram bisa tercapai lebih cepat, bahkan mungkin pada akhir Februari mendatang. Syaratnya, harga emas dunia harus terus menguat mulai pekan depan.

"Kalau naik lagi, resistance kedua itu di USD 5.100 (per troy ounce) ada kemungkinan besar, kemudian harga logam mulianya di Rp 3.090.000. Itu akhir Februari kemungkinan besar level USD 5.000 ke atas (per troy ounce) akan kena," papar Ibrahim.

Pemicunya kompleks. Mulai dari geopolitik, perang dagang, dinamika politik AS, hingga permintaan dan penawaran. Soal geopolitik, meski isu Greenland sempat mereda, ternyata ketegangan di isu lain masih menyimpan bara.

"Kita harus tau pada saat ada satu pertemuan dan persetujuan bahwa AS bisa mengakses Greenland harusnya ini sudah bisa membuat harga emas turun, tapi ketika Trump memprakarsai perdagangan untuk Gaza, negara eropa tak mau bergabung," kata Ibrahim menjelaskan kerumitan situasi.

Data pergerakan terbaru pun cukup mencengangkan. Pada perdagangan 19-25 Januari 2026 lalu, harga emas Antam melonjak tajam Rp 184.000 per gram. Galeri24 bahkan lebih gila, menguat Rp 238.000 per gram.

Hingga Minggu (25/1), harga jual Antam bertahan di Rp 2.887.000 per gram. Galeri24 mencatatkan harga jual Rp 2.925.000 per gram, dengan harga buyback Rp 2.743.000.

Yang menarik, di laman resmi Galeri24 sendiri, harga emas Antam per gram pada hari yang sama sudah menembus angka psikologis itu. Tercatat dijual di level Rp 3.168.000. Sebuah tanda bahwa proyeksi para analis mungkin bukan sekadar omong kosong.


Halaman:

Komentar