Gejolak Timur Tengah Pacu Minyak dan Nikel, Timah Melonjak 9,5%

- Sabtu, 24 Januari 2026 | 08:42 WIB
Gejolak Timur Tengah Pacu Minyak dan Nikel, Timah Melonjak 9,5%

Sementara minyak mentah acuan AS, West Texas Intermediate (WTI), menguat USD 1,71 (2,9 persen) ke posisi USD 61,07 per barel. Keduanya mencatat kenaikan mingguan lebih dari 2,5 persen.

Batu Bara: Posisi Stabil

Berbeda dengan minyak, harga batu bara terpantau cukup tenang di akhir pekan. Posisinya stabil, bertahan di angka USD 109,55 per ton berdasarkan pantauan.

CPO: Sedikit Melemah

Harga minyak kelapa sawit mentah atau CPO justru mengalami penurunan. Pada penutupan Jumat, harganya turun 0,34 persen menjadi MYR 4.128 per ton.

Nikel dan Timah: Naik Pesat

Di logam, performa nikel dan timah sungguh menarik perhatian. Harga nikel di London Metal Exchange (LME) melonjak 4,22 persen menjadi USD 18.756 per ton.

Namun, yang paling dramatis adalah timah. Komoditas ini benar-benar melesat dengan kenaikan fantastis 9,52 persen. Harga timah di LME akhirnya menetap di level USD 56.816 per ton.

Jadi, itulah dinamika pasar komoditas di akhir pekan lalu. Sentimen geopolitik masih jadi penggerak utama, sementara faktor permintaan dan pasokan lokal juga memberi warna tersendiri.


Halaman:

Komentar