Ada kabar baik dari sisi perdagangan. Trump membatalkan rencana tarif impor dari Eropa. Menanggapi ini, Uni Eropa menyatakan akan menahan dulu langkah balasan yang sudah disiapkan. Meski begitu, mereka tetap menunggu kejelasan lebih lanjut soal arah kebijakan perdagangan pemerintahan Trump.
Data ekonomi AS terbaru menunjukkan inflasi yang sesuai ekspektasi, menandakan proses disinflasi masih berjalan meski ekonomi tetap kuat. Kombinasi ini membuat pelaku pasar semakin yakin. Mereka sekarang memprediksi The Fed akan memangkas suku bunga dua kali di paruh kedua tahun ini.
Namun begitu, ada satu faktor ketidakpastian lagi yang diwaspadai investor: siapa calon ketua The Fed berikutnya? Trump dikabarkan telah menyelesaikan proses wawancara dengan sejumlah kandidat. Pilihannya nanti akan sangat menentukan. Jika yang terpilih adalah sosok yang cenderung dovish, ekspektasi untuk suku bunga yang lebih rendah bisa semakin menguat.
Jadi, meski IHSG tertekan, sektor tambang emas justru menari mengikuti irama rekor harga komoditasnya. Situasinya memang terbelah. Tapi itulah pasar, selalu punya dua sisi cerita.
Disclaimer: Keputusan investasi sepenuhnya berada di tangan investor. Artikel ini hanya menyajikan informasi dan bukan merupakan rekomendasi.
Artikel Terkait
Persiapan Mudik Lebaran 2026: Ban Tepat Jadi Kunci Hemat Daya Mobil Listrik
MR.D.I.Y Indonesia (MDIY) Catat Laba Bersih Rp1,1 Triliun dan Usul Dividen 40%
Rupiah Melemah Tipis ke Rp16.893, Beban Bunga Utang Membengkak Capai Rp99,8 Triliun
IHSG Turun 0,37% ke 7.362,12 Didominasi Tekanan Jual