Di tengah salju Davos, Swiss, Presiden Prabowo Subianto berdiri di hadapan para pemimpin dunia. Pidatonya di World Economic Forum (WEF) 2026, Kamis (22/1) lalu, tak cuma berisi visi. Ia menyodorkan angka-angka konkret dari program andalannya: Makan Bergizi Gratis atau MBG.
“Hingga tadi malam, kami memproduksi 59,8 juta porsi makanan untuk 59,8 juta anak, ibu, dan lansia yang hidup sendiri. Mereka menerima makanan ini setiap hari,” ujarnya.
Suaranya lantang mengisi ruang sidang. Prabowo lalu menarik sebuah perbandingan yang cukup mengejutkan. “Sebagai perbandingan, dalam waktu sekitar satu bulan ke depan, kami akan melampaui McDonald’s yang memproduksi 68 juta porsi per hari.”
Memang, butuh waktu puluhan tahun bagi raksasa fast food itu untuk mencapai angka tersebut. Sementara program MBG, menurut Prabowo, baru berjalan beberapa tahun. Bahkan, targetnya lebih ambisius lagi. Pada akhir tahun ini, produksi harian ditargetkan melesat hingga 82,9 juta porsi. “Kami berharap target ini dapat terwujud,” tambahnya.
Artikel Terkait
IHSG Turun Tipis, Analis Soroti Peluang Beli di Tengah Koreksi
Rama Indonesia Siap Kuasai Mayoritas Saham DPUM
Wall Street Bangkit Setelah Trump Tarik Ancaman Tarif, Tapi Tantangan Masih Menanti
Pasar Sepi, Pedagang Daging Mogok Jual Gegara Harga Sapi Melambung