Kejadian pelecehan seksual lagi-lagi terjadi di dalam KRL. Kali ini, seorang perempuan mengambil tindakan berani dengan melabrak pria yang diduga menjadi pelaku. Adegan itu terekam kamera dan kini video pendeknya menyebar luas di berbagai platform media sosial.
Menurut keterangan korban, dia sengaja merekam untuk mengumpulkan bukti. “Saya ambil handphone dan rekam karena butuh bukti yang kuat,” ujarnya dalam video yang beredar. Suaranya terdengar bergetar, penuh tekanan.
Insiden ini terjadi pagi-pagi sekali, Senin (9/3) sekitar pukul 06.30 WIB, di kereta relasi Bogor-Jakarta Kota. Saat itu, kondisi gerbong dipadati penumpang yang berangkat kerja situasi yang kerap dimanfaatkan pelaku untuk beraksi.
Korban mendeskripsikan, pria itu mulai dengan menggesekkan tubuhnya, lalu meraba area pinggul dan bokong. Tak berhenti di situ, tangan pelaku bahkan menyelinap masuk ke dalam bajunya. Merasa terusik dan jengah, korban akhirnya berbalik dan menghadapi si pelaku langsung sambil tetap merekam.
Namun begitu, dalam rekaman itu pelaku terlihat membantah semua tuduhan. Dia pura-pura tidak mengerti dan bersikap seolah tak terjadi apa-apa. Beberapa saat setelah konfrontasi, suara tangis korban terdengar, menandakan betapa emosionalnya momen itu.
KCI Turun Tangan, Cari Pelaku Lewat CCTV
Menanggapi viralnya video ini, KAI Commuter Indonesia (KCI) menyatakan prihatin. Leza Arlan, Public Relations Manager KCI, menegaskan sikap tegas perusahaan.
“Kami tidak akan mentolerir sama sekali tindakan kekerasan seksual, baik di dalam KRL maupun di area stasiun,” tegas Leza.
Di sisi lain, KCI segera mengambil langkah praktis. Mereka akan memasukkan ciri-ciri pelaku ke dalam sistem pemantauan CCTV. Nantinya, jika kamera mendeteksi wajah yang sama, sistem akan langsung memberi peringatan kepada petugas di lapangan. Harapannya, pelaku bisa segera diidentifikasi dan dicegat sebelum melakukan aksi serupa.
Artikel Terkait
Di Tengah Hiruk Media Sosial, Tiga Pejawat Ini Buktikan Kinerja Nyata Lebih Berarti dari Sekadar Citra
Prajurit TNI di Lebanon Gugur Terkena Ledakan Proyektil, UNIFIL Sebut Serangan Bisa Digolongkan Kejahatan Perang
GRFC 2026: Konflik di Gaza dan Sudan Picu Krisis Kelaparan Akut Global
Kemenhub Siapkan Tiga Langkah Tingkatkan Layanan Motor Gratis (Motis) Usai Angkutan Lebaran 2026