Menurut dia, kehadiran BSI Cilacap Diponegoro di Majenang akan selalu mendukung perkembangan UMKM dengan layanan perbankan syariahnya. Tujuannya supaya para pelaku UMKM bisa menaikkan status usahanya dari usaha kecil ke usaha menengah dan besar, dengan seluruh fasilitas produk dan layanan yang dimiliki.
Hal itu sejalan dengan komitmen BSI yang terus berperan aktif dalam mendorong inklusi dan literasi keuangan syariah melalui digitalisasi. Salah satunya yakni melalui penggunaan teknologi QRIS.
"Bahwa dengan menggunakan QRIS ini, para pengguna BSI Mobile dapat dengan mudah melakukan transaksi nontunai," jelas dia.
Tak hanya untuk transaksi belanja atau pembelian nontunai di tempat kuliner, pertokoan hingga pasar. QRIS BSI juga memiliki layanan 'SEDEKAH' berupaya zakat, infaq, sodaqoh dan wakaf (Ziswaf), sehingga dapat memudahkan para pengguna untuk bersedekah terhadap sesama.
Artikel ini telah lebih dulu tayang di: banyumas.suaramerdeka.com
Artikel Terkait
Pizza Hut Indonesia Dirikan Anak Usaha Baru untuk Bisnis Roti dan Akomodasi
Menhub Prediksi Puncak Mudik Lebaran 2026 pada 18 Maret
Saham PP Properti Melonjak 10% Usai BEI Cabut Suspensi
BEI Bekukan Perdagangan Wanteg Sekuritas Terkait Kondisi Operasional