IHSG Menguat Tipis 0,46% di Sesi Pagi, Volume Transaksi Tembus Rp10 Triliun

- Senin, 13 April 2026 | 12:30 WIB
IHSG Menguat Tipis 0,46% di Sesi Pagi, Volume Transaksi Tembus Rp10 Triliun

Pasar saham Indonesia menutup sesi pagi dengan catatan positif di tengah suasana perdagangan yang cukup ramai. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,46 persen atau sekitar 34 poin, mengantar indeks ke posisi 7.492,73. Meski kenaikannya tak besar, sentimen pasar terlihat cukup hangat.

Kalau dilihat dari pergerakan saham secara individual, jumlah yang naik memang lebih banyak. Tercatat 362 saham menguat, mengalahkan 323 saham yang melemah. Sementara itu, ada 274 saham lainnya yang harganya cenderung datar-datar saja, seolah menunggu momentum lebih jelas.

Nah, aktivitasnya sendiri cukup sibuk. Volume perdagangan mencapai hampir 22 miliar saham, dengan nilai transaksi menembus angka Rp10 triliun. Frekuensinya pun tinggi, lebih dari 1,4 juta kali transaksi terjadi hanya dalam satu sesi pagi itu. Kapitalisasi pasarnya sendiri bertengger di angka Rp13,3 triliun.

Namun begitu, tidak semua sektor ikut merasakan kehangatan ini. Mayoritas indeks sektoral memang berada di zona hijau, tapi ada beberapa yang justru terperosok. Sektor keuangan, misalnya, harus merelakan penurunan 0,75 persen. Diikuti oleh sektor transportasi yang turun 0,30 persen dan kesehatan yang berkurang 0,28 persen. Jadi, meski IHSG naik, pergerakannya tidak seragam.

Di sisi lain, ada beberapa saham yang tampil luar biasa dan menjadi pemenang hari ini. CITY atau PT Natura City Developments Tbk meroket 34,02 persen ke level Rp260. Kemudian, saham ATAP (PT Trimitra Prawara Goldland Tbk) juga melesat 25 persen ke Rp510. Tak ketinggalan, WBSA (PT BSA Logistics Indonesia Tbk) ikut menanjak hampir 25 persen, menembus Rp282 per saham.

Tentu, di balik kenaikan itu selalu ada saham-saham yang tertekan. Mereka yang masuk daftar pelemah terbesar antara lain XPDV (PT Pinnacle Persada Investama Tbk) yang anjlok 11,45 persen ke Rp642. DIVA (PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk) juga terpuruk, turun hampir 11 persen ke Rp170. Lalu ada OPMS (PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk) yang ikut melemah lebih dari 10 persen, berada di posisi Rp147.

Perdagangan sesi I hari ini pun ditutup dengan IHSG yang masih bertahan di wilayah positif, menunggu lanjutan dinamika di sesi selanjutnya.

Editor: Bayu Santoso

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Komentar