Pasar saham Indonesia menutup sesi pagi dengan catatan positif di tengah suasana perdagangan yang cukup ramai. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat tipis 0,46 persen atau sekitar 34 poin, mengantar indeks ke posisi 7.492,73. Meski kenaikannya tak besar, sentimen pasar terlihat cukup hangat.
Kalau dilihat dari pergerakan saham secara individual, jumlah yang naik memang lebih banyak. Tercatat 362 saham menguat, mengalahkan 323 saham yang melemah. Sementara itu, ada 274 saham lainnya yang harganya cenderung datar-datar saja, seolah menunggu momentum lebih jelas.
Nah, aktivitasnya sendiri cukup sibuk. Volume perdagangan mencapai hampir 22 miliar saham, dengan nilai transaksi menembus angka Rp10 triliun. Frekuensinya pun tinggi, lebih dari 1,4 juta kali transaksi terjadi hanya dalam satu sesi pagi itu. Kapitalisasi pasarnya sendiri bertengger di angka Rp13,3 triliun.
Namun begitu, tidak semua sektor ikut merasakan kehangatan ini. Mayoritas indeks sektoral memang berada di zona hijau, tapi ada beberapa yang justru terperosok. Sektor keuangan, misalnya, harus merelakan penurunan 0,75 persen. Diikuti oleh sektor transportasi yang turun 0,30 persen dan kesehatan yang berkurang 0,28 persen. Jadi, meski IHSG naik, pergerakannya tidak seragam.
Di sisi lain, ada beberapa saham yang tampil luar biasa dan menjadi pemenang hari ini. CITY atau PT Natura City Developments Tbk meroket 34,02 persen ke level Rp260. Kemudian, saham ATAP (PT Trimitra Prawara Goldland Tbk) juga melesat 25 persen ke Rp510. Tak ketinggalan, WBSA (PT BSA Logistics Indonesia Tbk) ikut menanjak hampir 25 persen, menembus Rp282 per saham.
Tentu, di balik kenaikan itu selalu ada saham-saham yang tertekan. Mereka yang masuk daftar pelemah terbesar antara lain XPDV (PT Pinnacle Persada Investama Tbk) yang anjlok 11,45 persen ke Rp642. DIVA (PT Distribusi Voucher Nusantara Tbk) juga terpuruk, turun hampir 11 persen ke Rp170. Lalu ada OPMS (PT Optima Prima Metal Sinergi Tbk) yang ikut melemah lebih dari 10 persen, berada di posisi Rp147.
Perdagangan sesi I hari ini pun ditutup dengan IHSG yang masih bertahan di wilayah positif, menunggu lanjutan dinamika di sesi selanjutnya.
Artikel Terkait
Metland Targetkan Marketing Sales Rp2 Triliun pada 2026
Hong Kong Salip Swiss sebagai Pusat Kekayaan Lintas Batas Terbesar Dunia
Metland Bagikan Dividen Rp74,2 Miliar dari Laba 2025, Setara Rp9,7 per Saham
PT Daaz Bara Lestari Nilai Kebijakan Ekspor Satu Pintu Tak Berdampak Material pada Kinerja