JAKARTA – Menjelang puncak musim liburan Natal dan Tahun Baru (Nataru), PT Angkasa Pura Indonesia (InJourney Airports) sudah mencatat permintaan yang cukup signifikan dari maskapai. Tercatat ada 558 penerbangan tambahan yang diajukan untuk periode 15 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026. Angka itu, kata mereka, masih mungkin bertambah. Tapi realisasinya tentu kembali lagi ke maskapai penerbangnya.
Mohammad R. Pahlevi, Direktur Utama InJourney Airports, menegaskan pihaknya sudah menyiapkan slot waktu di bandara-bandara yang dikelolanya. Tujuannya jelas: mengakomodir permintaan tambahan yang sudah dapat lampu hijau dari regulator.
"Bandara-bandara kami pastikan slot time-nya tersedia. Jadi maskapai bisa mengoperasikan extra flight yang disetujui," ujar Pahlevi dalam pernyataan resminya, Rabu (17/12/2025).
Dia menambahkan, "Bahkan, sejumlah bandara siap beroperasi 24 jam jika memang dibutuhkan."
Menurut Pahlevi, komitmen untuk kelancaran dan kenyamanan penumpang di masa liburan ini adalah prioritas. Semua pemangku kepentingan di bandara dilibatkan.
"Kolaborasi dengan stakeholder, terutama maskapai dan AirNav, kami tingkatkan. Layanan harus tetap optimal, baik untuk penerbangan reguler maupun tambahan," tuturnya.
Nah, kalau dilihat dari datanya, permintaan extra flight ini tidak merata. Bandara Soekarno-Hatta di Tangerang memimpin dengan 211 penerbangan tambahan. Jauh di belakang, ada Bandara Internasional Yogyakarta (37 flight), Radin Inten II Lampung (30), Zainuddin Abdul Madjid Lombok (7), dan Ahmad Yani Semarang (6).
Di sisi lain, kesiapan infrastruktur dan personel jadi perhatian serius. Achmad Syahir, Wakil Direktur Utama InJourney Airports, memastikan semua sudah disiagakan.
"Kami tetap utamakan aspek keamanan dan keselamatan, meski lalu lintas meningkat. Sekitar 16.000 personel di 37 bandara sudah disiapkan," kata Achmad.
Mereka ini terdiri dari berbagai divisi krusial: pemadam kebakaran, keamanan, perawatan fasilitas, layanan pelanggan, hingga teknisi. Dukungan TNI dan Polri juga diperkuat untuk mengamankan area bandara.
"Intinya, semua titik layanan yang bersentuhan dengan penumpang harus berjalan baik," tegasnya.
Dengan situasi ini, imbauan untuk penumpang pun muncul. InJourney Airports menyarankan agar calon penumpang datang lebih awal ke bandara. Proses keberangkatan di puncak musim liburan pasti lebih padat, jadi antisipasi dengan waktu yang longgar adalah langkah bijak.
Artikel Terkait
BFF Festival 2026 Targetkan Transaksi Rp20 Miliar, Dorong Kolaborasi Brand Lokal di Tengah Tantangan Industri
David Beckham Resmi Jadi Miliarder Berkat Kerajaan Bisnis Pasca-Pensiun
Pembangunan 93 Sekolah Rakyat Permanen Ditargetkan Rampung Juni 2026, Siap Digunakan Tahun Ajaran Baru
Fabregas Tegas Tolak Kepulangan Nico Paz ke Real Madrid